Peningkatan Skill Technopreneur (Reparasi Handphone) Untuk Alumni Politeknik Negeri Lhokseumawe
Syamsuar Syamsuar, Nasri Nasri, Irham Irham, Murthadhahadi Murthadhahadi, Reynold Herwinsyah
Sari
Salah satu strategi untuk meningkatkan kompetensi alumni adalah mengikuti berbagai pelatihan yang sesuai dengan tuntutan pasar. Alumni Politeknik Negeri Lhokeumawe dipersiapkan untuk mengabdikan ilmu dan keterampilan pada dunia kerja. Kompetensi yang dimiliki akan sangat membantu alumni tersebut dalam mendapatkan pekerjaan. Kompetensi yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan perlu ditambahkan dengan keterampilan khusus yang belum didapatkan saat perkuliahaan. Keterampilan khusus ini dapat ditambahkan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan. Salah satu kompetensi dalam bentuk keterampilan (skill) khusus yang saat ini sangat dibutuhkan adalah teknologi reparasi Handphone. Pada pelatihan ini di desain sebagai bentuk peningkatan dan pengembangan keterampilan alumni. Permasalahan lainnya adalah: Meningkatnya aktifitas penggunaan HP untuk semua lini kehidupan akan meningkatkan tingkat kerusakan atau error juga meningkat, meningkatnya jumlah pemakai HP dihampir di semua usia akan meningkatka tingkat kerusakan HP atau error, Alumni Politeknik Negeri Lhokseumawe belum mendapatkan pelatihan reparasi HP, Program Pelatihan reparasi HP dan penggunaan toolkit untuk reparasi HP mahal, lapangan kerja yang luas untuk teknisi HP, sumber daya manusia yang mampu dalam reparasi HP masih terbatas di Kota Lhokseumawe. Tujuan kegiatan ini menambahkan keterampilan dalam pembuatan trainer kit berbasis IoT khususnya untuk sistem monitoring dan pengontrolan sehingga kompetensi alumni menjadi meningkat. Manfaat kegiatan ini adalah mempercepat alumni mendapatkan keterampilan sehinggan dapat mempercepat alumni tersebut mendapatkan pekerjaan. Metode yang diterapkan pada pelatihan ini adalah tutorial berupa teori, pengenalan komponen pembentuk Handphone baik dalam bentuk hardware maupun software. Langkah kedua adlaah praktek identifikasi kerusakan berdasarkan gejala yang muncul, cara membuka pertama sekali handphone dan cara menutup kembali handphone setelah perbaikan Setiap kegiatan tutorial dan praktek masing-masing dialokasikan waktu pertemuan masing masing yaitu: 6 pertemuan. Jumlah peserta dibatasi sebanyak 6 alumni, agar jalannya pelatihan lebih optimal. Untuk mengukur keberhasilan peserta pelatihan dilakukan evaluasi pada setiap kegiatan. Keterampilan peserta meningkat dan baik jika hasil pengujian lebih besar dari 80. Luaran kegiatan Alumni Politeknik Negeri Lhokseumawe yang telah dilatih agar dapat melatih siswa alumni yang lain, Siswa yang telah dilatih memiliki kemampuan mendeteksi dan kerusakan HP terbuka lapangan kerja untuk teknisi HP, alumni politeknik negeri Lhokseumawe diberikan toolkit reparasi HP, Buku saku petunjuk reparasi HP, sertifikat. Target luaran lainnya adalah mengikuti publikasi ilmiah pada seminar nasional.
Referensi
Roestiyar. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta. Jakarta.
Sudjana, N. 2000. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Alegensindo. Bandung.
Yongki Felaz. 2020. Buku Rahasia Tepat dan Akurat Untuk Service HP Ponsel Cina, MicroMedia.Jakarta
John Adler, Sutono,2019. Elektronika Dasar. Informatika.Jakarta
Putrajaya, 2020, “Buku Panduan Service HPâ€, Jakarta, Qbonk media grup
Oni Winarsih, 2019, “Buku Service HPâ€, Bandung, Penerbit Alumni
Syamsul, S., Hanafi, H., Suherman, S., Widianti, S. Y., & Misawar, M. 2020. Pembuatan Trainer Kit Telemetri dan Telekontrol Berbasis Mikrokontroler. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe (Vol. 3, No. 1, p. 4).
Wina Sanjaya. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.
.