Fitoteknologi Akar Wangi dengan Constructed Wetlands pada Air Limbah Kopi Olah Basah
Abstract
Berdasarkan data tahun 2020, Kabupaten Jember memiliki luas area tanaman kopi sebesar 4.658 ha dengan kapasitas produksi mencapai 2.369 ton dan nilai produkstivitasnya mencapai 11.859 kg/ hektar. Pada umumnya, pengolahan kopi yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode pengolahan kopi secara basah. Metode pengolahan secara basah berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan terutama pada badan air. Apabila air limbah dari proses pengolahan kopi secara basah ini dialirkan secara langsung ke badan air/perairan terdekat, maka dapat mengurangi kandungan oksigen. Berkurangnya kadar oksigen dapat meningkatkan nilai kandungan bahan organik dan anorganik (BOD dan COD). Mengangkat dari permasalahan tersebut, maka untuk mengatasi dan mengurangi pencemar terutama pada badan air, maka salah satu solusi yang dinilai tepat adalah mengolah air limbah tersebut menggunakan Metode Wetlands (Lahan Basah). Lahan basah buatan merupakan metode pengolahan air limbah secara biologis dengan bantuan tanaman yang dapat dioperasikan dan diterapkan dengan cukup sederhana, pada dasarnya hampir seluruh tanaman yang ada mampu menyerap dan menurunkan kadar pencemar pada air limbah. Adapun tujuan utama penelitian ini ialah sebagai langkah usaha dalam meminimalisir dampak lingkungan akibat dari pembuangan air limbah yang tidak melalui proses pengolahan.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
A. A. Maktoof dan M. S. Al-Enazi, “Use of two plants to remove pollutants in wastewater in constructed wetlands in southern Iraq,†Egypt. J. Aquat. Res., vol. 46, no. 3, hal. 227–233, 2020, doi: 10.1016/j.ejar.2020.06.002.
A. Rezagama, M. Hadiwidodo, P. Purwono, N. F. Ramadhani, dan M. Yustika, “Penyisihan Limbah Organik Air limbah kopi olah basah TPA Jatibarang Menggunakan Koagulasi-Flokulasi Kimia,†Teknik, vol. 37, no. 2, hal. 78–83, 2016, doi: 10.14710/teknik.v37i2.12647.
B. H. Vien, F. Hadary, dan E. Yurisinthae, “Sistem Monitoring pH Tanah, Suhu dan Kelembaban Tanah pada Tanaman Jagung Berbasis Internet Of Things (IOT),â€
F. Daryat et al., “Analisis Kualitas Air limbah kopi olah basah Asal Tempat Embuangan Akhir Sampah Kota Pekanbaru Berdasarkan Parameterbiologi, Fisika Dan Kimia,†Riau Biol., vol. 2, no. 1, hal. 68–80, 2017, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.unri.ac.id/index.php/JRB/article/view/6096.
F. Chuzaini dan Dzulkiflih, “IoT Monitoring Kualitas Air dengan Menggunakan Sensor Suhu , pH , dan Total Dissolved Solids ( TDS ),†J. Inov. Fis. Indones., vol. 11, no. 3, hal. 46–56, 2022.
G. A. M. Adam dan G. S. B. Andari, “Analisis pengaruh sifat fisik kimia sampah terhadap reduksi volume sampah dan karakteristik air limbah kopi olah basah pada bioreaktor landfill aerobik dan anaerobik,†Jakarta: Universitas Indonesia, 2015.
J. Sartohadi, M. Widyastuti, dan I. S. Lestari, “Penyebaran Airtanah Bebas Tercemar Air limbah kopi olah basah Di Sekitar Tpa Piyungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,†Forum Geogr., vol. 19, no. 1, hal. 16–29, 2005, doi: 10.23917/forgeo.v19i1.4572.
L. C. S. Herazo, J. L. MarÃn-Muñiz, A. Alvarado-Lassman, F. Zurita, O. MarÃn-Peña, dan M. Sandoval-Herazo, “Full-Scale Constructed Wetlands Planted with Ornamental Species and PET as a Substitute for Filter Media for Municipal Wastewater Treatment: An Experience in a Mexican Rural Community,†Water (Switzerland), vol. 15, no. 2280, hal. 1–19, 2023, doi: 10.3390/w15122280.
M. Musarofa, A. D. Radityaningrum, M. N. Kusuma, " Penurunan Tss, Bod, Escherichia Coli Pada Limbah Tangki Septik Menggunakan Tanaman Cyperus Papyrus Pada Pengolahan Constructed Wetland," Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan, Hal. 419-424. 2018
N. R. Dewi, “Teknologi Pengolahan Lahan Basah Buatan Untuk Mengolah Grey Water Dari Rumah Tangga,†INA-Rxiv, vol. 7, no. 1, hal. 1–6, 2019.
N. Rohim, S. Sulistiono, dan F. Yulianda, “Aquatic environmental characteristic of Singkil Swamp Wildlife Reserve in Aceh Singkil Regency,†Depik, vol. 11, no. 1, hal. 7–15, 2022, doi: 10.13170/depik.11.1.22863.
S. D. Galuh, L. Mirzatika, dan R. Sujarwadi, “Waste Water Treatment Analysis of Soybean Industry Using Wetlands System,†Int. J. Res. Publ. Rev., vol. 2, no. 7, hal. 291–295, 2021.
S. D. Galuh, dan Musarofa, "Fitoremediasi Lindi TPA Pakusari Jember dengan Tanaman Cyperus papyrussebagai Pengurai BOD dan COD," Jurnal Teknik Sipil Terapan., Vol.6, no. 2, hal.13-20, 2024.
S. D. Galuh, T. D. Kuryanto, H. H. Ahmad, dan F. Fitriana, "Comparison of Wetlands and Phytoremediation Methods as Treatment Media for Hospital Wastewater." Proceedings of the 1st ICESDM 2023. Hal 1-12. DOI 10.4108/eai.2-11-2023.2348008. 2024
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i2.8355
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 senki desta galuh





