Pemodelan Aliran Air Tanah di Sekitar Pipa Resapan Horisontal dengan Analisis Regresi Non-Linier

Pradana Hadi Sanjaya, Slamet Imam Wahyudi, M. Faiqun Niám

Abstract


Perkembangan kawasan perkotaan yang pesat telah menyebabkan perubahan tata guna lahan yang signifikan, terutama berkurangnya area resapan alami akibat pembangunan permukiman, infrastruktur, dan industri. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya limpasan permukaan, menurunnya kapasitas infiltrasi, serta berkurangnya cadangan air tanah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan inovasi teknologi konservasi air tanah yang lebih efektif, salah satunya melalui penerapan Pipa Resapan Horisontal (PRH). Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan laju infiltrasi dengan memanfaatkan pipa berlubang yang dipasang mendatar di bawah permukaan tanah, sehingga mampu bekerja optimal meskipun muka air tanah relatif dangkal. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan aliran air tanah di sekitar PRH menggunakan pendekatan regresi non-linier guna memahami interaksi variabel hidrogeologi yang memengaruhi infiltrasi. Metode penelitian dilaksanakan melalui eksperimen lapangan di Kelurahan Jabungan, Kota Semarang, dengan pengumpulan data meliputi muka air tanah, kadar air tanah, debit infiltrasi, serta jarak lubang pantau dari PRH. Uji lapangan dilakukan sebanyak tiga kali dalam kondisi berbeda. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan perangkat lunak NCSS 2023 untuk memperoleh model regresi non-linier yang representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel waktu, jarak lubang pantau, dan kadar air tanah berpengaruh signifikan terhadap perubahan muka air tanah di sekitar PRH. Model regresi non-linier yang diperoleh memiliki tingkat keandalan tinggi, ditunjukkan dengan nilai koefisien determinasi (R²) berkisar antara 0,79–0,83. Hal ini membuktikan bahwa PRH mampu meningkatkan infiltrasi air tanah secara efektif, sekaligus memberikan gambaran matematis mengenai hubungan antarvariabel hidrogeologi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PRH merupakan teknologi yang potensial untuk mitigasi banjir dan konservasi air tanah di kawasan perkotaan. Sebagai rekomendasi, model yang dikembangkan dapat dijadikan dasar perencanaan teknis penerapan PRH pada berbagai kondisi tanah dan tata guna lahan, serta dikombinasikan dengan metode konservasi lainnya untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

Keywords


Aliran air tanah; Infiltrasi; Pipa Resapan Horisontal; Regresi Non-Linier; NCSS 2023

References


Adji, T. N., Afifudin, A., Haris, A. N., Indrastuti, A. N., Purwanto, D., Kintoro, F. S., ... & Astabella, R. D. (2022). Kajian kerentanan airtanah di Cekungan Airtanah (CAT) Wates Kabupaten Kulon Progo. Media Komunikasi Geografi, 23(1), 25–43.

Afrianita, R., Edwin, T., & Alawiyah, A. (2017). Analisis intrusi air laut dengan pengukuran Total Dissolved Solids (TDS) air sumur gali di Kecamatan Padang Utara. Dampak, 14(1), 62–72.

Andini, R. S., Siswoyo, H., & Asmaranto, R. (2025). Pemetaan tingkat kerentanan air tanah terhadap pencemaran berdasarkan metode SINTACS di Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Jurnal TESLINK: Teknik Sipil dan Lingkungan, 7(1), 246–263.

Banuzaki, A. S., & Putra, D. P. E. (2018). Kajian kontaminasi air tanah dangkal Kelurahan Laweyan dan sekitarnya, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Metode, 5, 6.

Cansa, R. A. M., Putranto, T. T., & Santi, N. (2024). Analisis hidrogeokimia dan kualitas air tanah untuk air minum di dataran aluvial Kota Semarang. Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 5(1), 27–42.

Darmawan, A., & Lastiadi, H. A. (2010). Geologi lingkungan dan fenomena kars sebagai arahan pengembangan wilayah perkotaan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, 1(1), 11–26.

Devianto, L. A., Lusiana, N., & Ramdani, F. (2019). Analisis kerentanan pencemaran air tanah di Kota Batu menggunakan analisis multikriteria spasial dengan indeks DRASTIC. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 7(2), 90–104.

Fauzi, M., & Trilita, M. N. (2005). Aplikasi artificial neural network untuk peramalan aliran sungai Blega. Jurnal Rekayasa Perencanaan, 1(3).

Febriarta, E., & Shofarini, D. I. (2021). Penilaian zona kerentanan air tanah terhadap pencemaran dengan metode SINTACS di Ranai (Pulau Bunguran). Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 9(1), 34–49.

Febriarta, E., Putro, S. T., & Larasati, A. (2021). Kajian spasial kerentanan airtanah terhadap pencemaran di Kota Jember dengan menggunakan metode SINTACS. Media Komunikasi Geografi, 22(1), 113–130.

Hastuti, D., Yulianto, T., & Putranto, T. T. (2016). Analisis kerentanan airtanah terhadap pencemaran di dataran alluvial Kota Semarang menggunakan metode GOD dengan memanfaatkan data resistivitas dan data hidrogeologi. Youngster Physics Journal, 5(4), 277–290.

Huddiankuwera, A. (2016). Pengaruh panjang data terhadap besarnya penyimpangan curah hujan rancangan (studi kasus daerah aliran sungai Tabo-Tabo). Jurnal Ilmiah Teknik dan Informatika, 1(2).

Ilham, F. F. M., Teuku Yan, W. M. I., & Suganda, B. R. (2019). Rekomendasi geologi lingkungan untuk pengembangan perkotaan pasca bencana wilayah Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Geoscience Journal, 3(6), 437–448.

Istiqomah, A. Y., Azizah, N., Susilo, E., & Budiningrum, D. S. (2022). Analisa kebutuhan pipa resapan horisontal akibat perubahan lahan pada daerah aliran sungai Tegal Kangkung. Repository USM.

Kholifah, R. C., Aldhyantie, R., Susilo, E., & Budiningrum, D. S. (2022). Analisa kebutuhan pipa resapan horisontal dalam mengimplementasikan Zero ΔQ Policy. Jurnal Riptek, 16(1), 1–6.

Kusnan, K. (2017). Model alat rancang bangun untuk menentukan garis aliran rembesan air (seepage line formation) di timbunan tubuh bendungan tipe urugan homogen. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 15(2), 36–49.

Lesmana, A., CSSSA, B. Y., & Iskandarsyah, T. Y. W. M. (2021). Karakteristik hidrokimia air tanah pada bagian timur Cekungan Air Tanah Bandung–Soreang: Studi kasus sebagian Kecamatan Cicalengka dan Kecamatan Cimanggung, Provinsi Jawa Barat. Geoscience Journal, 5(6), 546–561.

Lestari, F. M., Handajani, M., Susilo, E., Kuncoro, A. H. B., & Afifah, R. C. (2023). Evaluasi fisik pemasangan pipa resapan horizontal (PRH) di Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. Jurnal Riptek, 17(2), 177–182.

Maria, R., Rusydi, A. F., Lestiana, H., & Wibawa, S. (2018). Hidrogeologi dan potensi cadangan airtanah di dataran rendah Indramayu. RISET Geologi dan Pertambangan, 28(2), 181–192.

Masvika, H., Susilo, E., & Nurhidayati, N. (2024). Upaya mengatasi permasalahan kekurangan air dengan pipa resapan horisontal di Kelurahan Jabungan Kota Semarang. Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS), 5(1).

Mustika, S. N., & Noerhayati, E. (2020). Pemodelan persamaan nonlinier miniatur pintu air terhadap debit air irigasi. TEKNO Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan, 30(1), 37–44.

Penalun, F. E., Hermawan, A., & Avianto, D. (2023). Perbandingan random forest regression dan support vector regression pada prediksi laju penguapan. Jurnal Fasilkom, 13(02), 104–111.

Putranto, T. T., Widiarso, D. A., & Yuslihanu, F. (2016). Studi kerentanan air tanah terhadap kontaminan menggunakan metode Drastic di Kota Pekalongan. Teknik, 37(1), 26–31.

Salsabila, C., Setyowati, A., Susilo, E., & Budiningrum, D. S. (2024). The analisa kebutuhan pipa resapan horizontal akibat perubahan tataguna lahan pada daerah aliran sungai Lutung. Jurnal Civil Engineering Study, 4(01), 42–55.

Suprayogi, I., Nurdin, N., Fakhri, F., Audah, S., & Ermiyati, E. (2024, June). Model prediksi inflow Waduk PLTA Kotopanjang menggunakan pendekatan algoritma Adaptive Neuro Fuzzy Inference System. In Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS (pp. 246–253).

Syafaat, H. M., Prasetyo, Y. P. W., Sujatmiko, H., Purnomo, D. A., & Erwanto, Z. (2025). Analisis laju sedimen berdasarkan data unsteady flow real time dengan HEC-RAS di DAS Bomo Banyuwangi. Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, 6(1), 69–80.

Triadi, T., & Indra, K. (2009). Permasalahan airtanah pada daerah urban. Teknik, 30(1), 48–57.

Uniqbu, A., Sangadji, M. F., & Abdullah, A. (2021). Laju aliran permukaan dan erosi terhadap penggunaan lahan di Desa Batuboy Kabupaten Buru. Agritrop, 19(1), 59–66.

Widiatmoko, K. W., Mahmud, F., & Ahmad, F. (2024). Analisa tingkat kecepatan resapan air dengan metode pipa resapan horizontal untuk mengatasi genangan pasca hujan di Kelurahan Sadeng Gunungpati Semarang. Jurnal Kacapuri: Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 7(1), 27–34.

Yusuf, F., Crista, N. H., Paninggiran, H., Widorini, T., Azkiya, S. D., Adji, D. S., ... & Prita, P. (2024). Penerapan dan sosialisasi pipa resapan horizontal pada Muslimin School di Thailand. Bangun Rekaprima, 10(1), 57–65.

Zahra, L., Ghazali, M. F., Dermawan, A., Salsabila, C., & Aulia, M. (2022). Karakteristik intrusi air laut serta hubungannya dengan ketinggian dan kemiringan lereng. Jurnal Geologi Kelautan, 20(2).

Zakaria, Z. (2010). Karakteristik keteknikan tanah dan hubungannya dengan pengembangan wilayah di Kawasan Pengembangan Terpadu (KPT) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. The 39th IAGI Annual Convention and Exhibition.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i2.7805

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Pradana Hadi Sanjaya, Slamet Imam Wahyudi, Slamet Imam Wahyudi, M. Faiqun Niám, M. Faiqun Niám