Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proyek Konstruksi Bangunan Bertingkat Menggunakan Metode Bowtie
Abstract
Abstrak — Industri konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada proyek gedung bertingkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan gedung pendidikan di Kabupaten Sumedang dengan menyoroti faktor risiko utama serta upaya pengendaliannya. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 10 responden berpengalaman minimal dua tahun, kemudian dianalisis menggunakan matriks kemungkinan dan keparahan (AS/NZS 4360:2004) serta metode Bowtie untuk memetakan hubungan antara penyebab, kejadian, dan dampak risiko. Hasil menunjukkan terdapat 45 faktor risiko, dengan empat kategori tinggi, yakni pekerja terjatuh saat pemasangan scaffolding, pengecoran, pembongkaran bekisting, dan teriris alat saat pembesian. Kondisi kerja yang tidak aman dan kelalaian pekerja menjadi penyebab dominan. Pendekatan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai pengelolaan risiko pekerjaan struktur atas yang dapat diterapkan pada proyek konstruksi serupa.
Kata-kata Kunci: risiko kecelakaan kerja, analisis risiko, metode Bowtie, proyek konstruksi.
Â
Abstract — The construction industry presents a high risk of work accidents, particularly in multi-story building projects. This study aims to analyze occupational accident risks in an educational building project in Sumedang Regency by identifying key risk factors and corresponding control measures. Data were obtained from questionnaires distributed to 10 respondents with at least two years of field experience. The analysis employed likelihood and severity matrices (AS/NZS 4360:2004) and the Bowtie method to map the relationship between causes, events, and consequences. Results indicate 45 risk factors, with four classified as high: workers falling during scaffolding installation, concreting, and formwork dismantling, and workers cut by sharp tools during rebar work. Unsafe working conditions and worker negligence were identified as dominant causes. This approach provides a comprehensive understanding of risk management for upper-structure work that can be adapted for similar construction projects.
Keywords: work accident risk, risk analysis, Bowtie method, construction project.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Ardiansyah, M. K., Irawan, S., & Purba, H. H. (2022). Identifikasi Faktor Risiko Keselamatan pada Proyek Konstruksi Bangunan Gedung di Indonesia dalam 10 Tahun Terakhir (2011–2021): Kajian literatur. Jurnal Teknologi dan Manajemen, 20(1), 45–58. https://doi.org/10.52330/jtm.v20i1.46
Alijoyo, A., Wijaya, B., & Jacob, I. (2021). Bow Tie analysis. Bandung: LSP MKS.
AS/NZS. (2004). Australian/New Zealand standard on Risk Management. Standards Australia and Standards New Zealand.
Aust, J., & Pons, D. (2019). Bowtie Methodology for Risk Analysis of Visual Borescope Inspection During Aircraft Engine Maintenance. Aerospace, 6(10). https://doi.org/10.3390/aerospace6100110
Bramantio, B., & Rachmawati, F. (2021). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Bowtie pada Proyek The Grandstand Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 10(2), D170-D175. https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i2.72060
Gusti, R. N., & Wiguna, P. A. (2021). Analisis risiko Kecelakaan Kerja pada Proyek Pembangunan Gedung Kampus II UINSA Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 10(2), D185-D191. https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i2.74036
International Labour Organization (ILO). (2013). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Sarana untuk Produktivitas. International Labour Office.
Majid, R., & McAffer. (1997). Discussion of Assessment of Work Performance of Maintenance Contractors in Saudi Arabia. Journal of Management in Engineering, 13(5), 91–94. https://doi.org/10.1061/(ASCE)0742-597X(1997)13:5(91)
Priyono, A., & Harianto, F. (2019). Analisis Penerapan Sistem Manajemen K3 dan Kelengkapan Fasilitas K3 pada Proyek Konstruksi Gedung di Surabaya. Rekayasa Jurnal Teknik Sipil, 4(2). http://dx.doi.org/10.53712/rjrs.v4i2.783
Project Management Institute. (2017). A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide) (6th ed.). Project Management Institute.
Romadona, H. G., Sudirman, L., & Syarie, E. (2024). Efektivitas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan. Wawasan: Jurnal Hukum, 8(1), 200–212. http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v8i1.1402
Suryani, & Pramulia, R. (2022). Pemberdayaan Pekerja dalam Penggunaan Full Body Harness saat Bekerja di Ketinggian. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi, 2(2), 43–49.
https://doi.org/10.55266/pkmradisi.v2i2.141
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i2.7725
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Amanda Parahita Padmarini





