Analisa baku tingkat kebisingan di kota Lhokseumawe

Fakhriza Fakhriza

Abstract


Kebisingan   merupakan   salah  satu polutan   yang  sering  mendapat   protes   dan pada   umumnya merupakan  hasil sampingan  pemanfaatan   teknologi   oleh  manusia.    Diperkotaan    kebisingan merupakan salah satu sumber stress yang bersumber dari suara mesin mobil, mesin-mesin industri,   alat  transportasi,   suara  pabrik   dan  sumber   suara  lainnya.   Kebisingan    ini membuat orang mengalami ketegangan jiwa.  Penelitian ini  bertujuan untuk mendapatkan Baku Tingkat   Kebisingan   Daerah    Kota   Lhokseumawe,     yang  akan   dibandingkan   dengan   Baku Tingkat·  Kebisingan   Keputusan  Menteri   Negara  Lingkungan  Hidup.   Dari  hasil pembahasan dapat   dilihat   perbandingan    Baku   Tingkat   Kebisingan    Daerah   Kota   Lhokseumawe     pada umumnya masih di bawah Baku Tingkat Kebisingan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup   (tabel  5. I  Perbandingan   Tingkat  Kebisingan).    Pada  kawasan  tertentu  nilainya   lebih tinggi  karena   letak  kawasan   tersebut  di jalan  utama  yang padat   dengan  kendaraan.

Kata Kunci  :  Kebisingan, Suara,  Baku  Tingkat  Kebisingan


Full Text:

PDF

References


Douglas C.Giancoli,"Fisika", Erlangga, .Jakarta.1997.

Finke H.O, Measurement and Rating of Environment Noise", PTB. 1990.

Leslie L. Doelle, , "Akustik Lingkungan", Erlangga. Jakarta. 1993.

Marthen Kanginan, "Fisika", Erlangga. Jakarta. 1994.

P.J.M. Van der Meijs, Fisika Bangunan", Erlangga. Jakarta, 1983.

Priede T, Road Vehicle Noise", Ellis Horwood Ltd. Sussex. 1982.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jop.v7i2.1381

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional .

 

Alamat Surat :

Politeknik Negeri Lhokseumawe
Jl. Banda Aceh-Medan Km 280
Buketrata, Lhokseumawe, 24301, Aceh, Indonesia