Analisis mekanisme pembentukan geram dan gaya pemotongan pada proses bubut
Abstract
Pada dasarnya, geram terbentuk karena adanya proses geseran yang terlokalisasi dalam suatu daerah yang sangat sempit / kecil, menyebabkan terjadinya deformasi plastis dengan laju regangan yang sangat tinggi yang terbentuk secara bertahap dikarenakan adanya zona tegangan kompresi radial yang diakibatkan oleh gerakan pahat potong menuju benda kerja. Untuk lebih jauh dalam memahami proses terjadinya geram tersebut, digunakanlah sistem orthogonal machining untuk meninjau teori dan mekanika pemesinannya. Dalam sistem ini orientasi sisi potong pahat adalah tegak lurus dengan gerak pemotongannya, sehingga vektor kecepatan potongnya adalah tegak lurus terhadap sisi potongnya. Hal ini berlainan dengan obligue machining. Pemotongan benda kerja (pembentukan geram) dalam mesin bubut dapat ditransformasikan sebagai sistem pemotongan ortogonal (orthogonal machining).
Kata Kunci : orthogonal machining, obligue machining, pahat, geram
Full Text:
PDFReferences
Boothroyd & Knight, Fundamentals of Machining and Machine Tools. John Wiley & Sons 1980
DeGarmo, Black, Kohser, “Materials Processes In Manufacturing†John Wiley &Sons, Inc 1999
Esbjerg, “Computational Mechanics“. Prentice Hall Internatioanal, Inc. 2001
Kalpakjian, Introduction to Manufacturing Processes. John Wiley & Sons 2000 5 Michigan Technological University (USA), http://www.mfg.mtu.edu/cyberman/machining/trad/mi Iling . 2006
Olivo, Machine Tool Technology and Manufacturing Processes, C Thomas Olivo and Associates. Prentice Hall. 2002 . Taufig Rochim, “Teori & Teknologi Proses Pemesinanâ€. Penerbit ITB 1993
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jop.v8i2.1369
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional .
Alamat Surat :
Politeknik Negeri LhokseumaweJl. Banda Aceh-Medan Km 280
Buketrata, Lhokseumawe, 24301, Aceh, Indonesia























