Peranan hutan kota dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup
Abstract
Pembangunan kota sering lebih banyak dicerminkan oleh adanya perkembangan fisik kota yang lebih banyak ditentukan oleh sarana dan prasarana yang ada. Permasalahan lingkungan diperkotaan seakan tidak ada habisnya bahkan kian bertambah dari tahun ke tahun. Kota-kota besar di negara maju telah mengantisipasi permasalahan lingkungan sejak dini, antara lain dengan membangun ruang terbuka hijau berupa tanaman atau green park yang luasnya bisa mencapai puluhan hektar satu lokasi. Gejala pembangunan kota pada masa yang lalu mempunyai kecendrungan untuk meminimalkan Ruang Terbuka Hijau(RTH) dan juga menghilangkan keindahan alam. Lahan-lahan bertumbuhan banyak dialih fungsikan menjadi pertokoan,pemukiman,tempat rekreasi, industri dan lain-lain. Dengan meningkatnya pembangunan berbagai kegiatan seperti pembangunan jalan, kegiatan transportasi, industri, pemukiman dan kegiatan lainnya sering mengakibatkan luasan ruang terbuka hijau menurun dan sering juga disertai dengan menurunnya mutu lingkungan hidup. Hal ini akan mengakibatkan kota menjadi sakit, tercemar dan kotor. Walaupun ruang terbuka hijau pada kota-kota di Indonesia masih sangat terbatas, tidak berarti peluang memperbaiki ekosistem diperkotaan sudah tertutup. Masih banyak cara memperbaiki permasalahan lingkungan diperkotaan antara lain dengan menanam pohon disetiap sudut kota pada areal yang sempit sekalipun. Pada tulisan ini disajikan hal-hal penting terkait dengan peranan hutan kota dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Kata Kunci: Hutan Kota, Permasalahan Lingkungan,Manfaat Pohon
Pembangunan kota sering lebih banyak dicerminkan oleh adanya perkembangan fisik kota yang lebih banyak ditentukan oleh sarana dan prasarana yang ada. Permasalahan lingkungan diperkotaan seakan tidak ada habisnya bahkan kian bertambah dari tahun ke tahun. Kota-kota besar di negara maju telah mengantisipasi permasalahan lingkungan sejak dini, antara lain dengan membangun ruang terbuka hijau berupa tanaman atau green park yang luasnya bisa mencapai puluhan hektar satu lokasi. Gejala pembangunan kota pada masa yang lalu mempunyai kecendrungan untuk meminimalkan Ruang Terbuka Hijau(RTH) dan juga menghilangkan keindahan alam. Lahan-lahan bertumbuhan banyak dialih fungsikan menjadi pertokoan,pemukiman,tempat rekreasi, industri dan lain-lain. Dengan meningkatnya pembangunan berbagai kegiatan seperti pembangunan jalan, kegiatan transportasi, industri, pemukiman dan kegiatan lainnya sering mengakibatkan luasan ruang terbuka hijau menurun dan sering juga disertai dengan menurunnya mutu lingkungan hidup. Hal ini akan mengakibatkan kota menjadi sakit, tercemar dan kotor. Walaupun ruang terbuka hijau pada kota-kota di Indonesia masih sangat terbatas, tidak berarti peluang memperbaiki ekosistem diperkotaan sudah tertutup. Masih banyak cara memperbaiki permasalahan lingkungan diperkotaan antara lain dengan menanam pohon disetiap sudut kota pada areal yang sempit sekalipun. Pada tulisan ini disajikan hal-hal penting terkait dengan peranan hutan kota dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Kata Kunci: Hutan Kota, Permasalahan Lingkungan,Manfaat Pohon
Full Text:
PDFReferences
Dahlan, E. N, Studi Kemampuan Tanaman dalam Menyerap dan menyerap Timbal Emisi dari Kenderaan Bermotor. Bogor. Fakultas Pasca Sarjana. IPB. 1989.
Fakuara, Y, Hutan Kota, Peranan dan permasalahannya. Bogor. Jurusan Manajemen Hutan, Fahutan, IPB, 1986.
Grey G W and FJ Deneke, Urban Forestry, New york, John Willey and Sons. 1978.
Hernowo JB dan LB Prasetyo, Ruang Terbuka Hijau Kota sebagai Pendukung Pelestarian burung. Makalah simposium mencari model perkotaan Indonesia, Jakarta, Universitas Indonesia Depok. 1989.
Odum, EP. Fundamentals of Ecology W B. London : Saunders Company. 1971.
Robinete, G.O. Landscape Planning for Energy conversation. New York, Torondo, London, Melbourne: Van Nostrand Reinhold Cy, 1983.
Zoer'aini D I, Peranan Bentuk dan Struktur Kota terhadap Kualitas Lingkungan Kota disertasi, Pascasarjana, Bogor, IPB, 2008.
Zoer'aini D I, Tantangan Lingkungan dan lansekop Hutan Kota, Bogor, IPB, 2008.
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jop.v8i2.1367
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional .
Alamat Surat :
Politeknik Negeri LhokseumaweJl. Banda Aceh-Medan Km 280
Buketrata, Lhokseumawe, 24301, Aceh, Indonesia























