PEMBUATAN PAPAN KOMPOSIT DARI BAHAN KULIT KAYU WARU DENGAN MENGGUNAKAN POLYESTER SEBAGAI MATRIKS
Sari
Penggunaan serat alam sebagai reinforcement pada material komposit semakin duminati pada suatu dasawarsa terakhir ini. Hal ini disebabkan karena serat alam jebih ramah lingkungan, memiliki densitas yang rendah, kompatibel dengan alam. dan harganya yang relatif murah. Salah satu penggunaan serat alam pada material komposit adalah serat kulit pohon waru (hibiscus tiliaceus). Serat kulit pohon waru (hibiscus tiliaceus) memiliki potensi yang sangat baik sebagai reinforcement pada komposit karena serat kulit pohon waru (hibiscus tillaceus). Pada penelitian ini menggunakan empat variabel bebas yaitu variasi fraksi 30% 70%, 40%: 60%, 60%: 40% dan 70%: 30%. Hasil dari penelitian ini Nilai kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada serat kulit kayu waru 40%: 60% dengan nilai kekuatan tarik 14,64 Mpa. Pengujian pengembangan tebal untuk variasi fraksi 30%: 70%, 40%: 60%, 60%: 40% dan 70%: 30% telah memenuhi syarat standar JIS A 5908-2003. Hasil pengembangan tebal tertinggi terdapat pada serat 40%: 60% dengan nilai pengembangan tebal 0,17% dan nilai pengembangan tebal terendah terdapat pada serat 30%: 70% dan 70%: 30% dengan nilai 0,25%.
Kata kunci: Kayu waru, Reinforcement, hibiscus tiliaceus.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
H. Stefan Enus, G. Soebiyakto, A. Rizki Fadhillah, and D. Hermawan, “Analisa Tensile Strength Komposit Serat Kulit Pohon Waru dengan Kombinasi Serat Karbon Kevlar Sebagai Material Reinforcement,” Infotekmesin, vol. 14, no. 2, pp. 250–256, 2023,
J. R. Material and M. Energi, “Analisis Signifikansi Roda Skateboard Berbahan Komposit Serbuk Batang Pisang Terhadap Perfoma Kecepatan Dengan Metode Anova,” J. Rekayasa Mater. Manufaktur dan Energi, vol. 4, no. 2, pp. 83–90, 2021,
I. W. Widiarta, I. W. P. Nugraha, and K. R. Dantes, “Komposit Berpenguat Serat Alam Batang Kulit Waru ( Hibiscus Tiliaceust ) Dengan Matrik Polyester,” J. Jur. Pendidik. Tek. Mesin, vol. 8, no. 2, pp. 1–17, 2017.
V. H. Hermawan, N. R.Ismail, A. Farid, and A. R. Fadhillah, “Pengaruh Penambahan Serbuk Alumina (Al203) Pada Resin Polyester Btqn 157 Terhadap Kekuatan Impact Komposit Serat Kulit Pohon Waru (Hibiscus Tiliaceus),” J. Energi dan Teknol. Manufaktur, vol. 3, no. 02, pp. 25–32, 2020,
A. N. M. Prihajatno, Y Arafat, “Karakterisasi kekuatan mekanis hybrid komposit,” vol. 9, no. 2, 2018.
M. Irwan and N. R. M. Aras, “Analisis kekuatan impak komposit serat batang pohon waru (Hisbiscus tiliaceus),” J. Tek. Mesin Indones., vol. 18, no. 2, pp. 27–30, 2023,
A. Prasetyo, H. Purwanto, and S. M. B. Respati, “Pengaruh Waktu Perendaman Serat Kulit Pohon Waru (Hibiscus Tiliaceus) Pada Air Laut Terhadap Struktur Mikro dan Kekuatan Tarik,” J. Momentum, vol. 12, no. 2, pp. 42–47, 2016.
A. Rianto, S. Soeparman, P. F. “Karakterisasi Kekuatan Bending dan Hidrofobisitas Komposit Serat Kulit Waru (Hibiscus tiliaceus) Kontinyu Bermatrik Pati Ubi Kayu Pasca Sarjana Teknik Mesin Universitas Brawijaya 2),” J. Rekayasa Mesin, vol. 2, no. 2, pp. 130–136, 2011.
T. S. Hadi, S. Jokosisworo, and P. Manik, “Alternatif Bahan Komposit Pembuatan Kulit Kapal Ditinjau Dari Kekuatan Tarik , Bending Dan Impact,” vol. 4, no. 1, pp. 323–331, 2016.
T. Ojahan, R. Hansen, and A. M.S., “Analisis Fraksi Volume Serat Pelepah Batang Pisang Bermatriks Unsaturated Resin Polyester (UPR) Terhadap Kekuatan Tarik dan SEM,” Mechanical, vol. 6, no. 1, pp. 43–48, 2015,
S. A. Rahmawaty, “Analisa Kekuatan Tarik dan Tekuk pada Komposit Fiberglas-Polyester Berpenguat Serat Gelas dengan Variasi Fraksi Volume Serat,” JTM-ITI (Jurnal Tek. Mesin ITI), vol. 5, no. 3, p. 146, 2021,
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jmst.v10i1.8941
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexing : ![]() ![]() ![]() | |
|---|---|
ALAMAT KANTOR REDAKSI : Jalan Banda Aceh - Medan Km 280,3 |





