ANALISIS PENURUNAN TANAH LEMPUNG BERDASARKAN UJI KONSOLIDASI

Eka Munira, Supardin Supardin, Teuku Riyadhsyah

Sari


ABSTRAK

Tanah lempung memiliki sifat fisis dan mekanis yang unik, seperti permeabilitas rendah, kohesi tinggi, serta kemampuan kembang-susut yang signifikan. Sifat ini dapat mempengaruhi daya dukung tanah dan kestabilan konstruksi di atasnya, sehingga diperlukan analisis konsolidasi untuk memprediksi penurunan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisis dan parameter konsolidasi tanah lempung dari tiga lokasi berbeda: Nga Matang Ubi (Aceh Utara), Jalan Elak (Kota Lhokseumawe), dan Quarry Cot Kaye Adang (Kota Lhokseumawe). Metode yang digunakan meliputi pengujian sifat fisis (kadar air, berat volume, berat jenis, batas Atterberg, analisis saringan, dan hidrometer) serta sifat mekanis melalui uji konsolidasi satu dimensi di Laboratorium Mekanika Tanah, Politeknik Negeri Lhokseumawe. Sampel yang diuji terdiri dari sampel terganggu (Disturbed Sample/DS) dan tidak terganggu (Undisturbed Sample/UDS). Parameter konsolidasi yang dianalisis meliputi angka pori awal (e₀), indeks pemampatan (Cc), koefisien konsolidasi (Cv), dan penurunan konsolidasi (Sc). Hasil pengujian menunjukkan kadar air tertinggi terdapat pada sampel Jalan Elak (31,38%), sedangkan terendah pada Quarry Cot Kayee Adang (21,26%). Berat volume berkisar antara 1,61–1,84 gr/cm³. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, seluruh sampel termasuk kelompok A-7-6, sedangkan menurut USCS, tanah dikategorikan sebagai ML, MH, dan CL. Nilai Cc sampel UDS rata-rata 0.069677, dan Cv berada pada rentang 0,0000066–0,0000077 cm²/detik. Penurunan konsolidasi (Sc) sampel UDS tercatat antara 0,0565–0,1090 cm, sedangkan pada sampel DS sedikit lebih rendah.Temuan ini menunjukkan bahwa ketiga lokasi memiliki karakteristik lempung berplastisitas tinggi dengan potensi penurunan lambat namun berkelanjutan. Parameter tanah yang terjadi tidak memperlihatkan persamaan penurunan dikarenakan partikel-partikel yang terdapat disetiap lokasi berbeda.

Kata kunci: Tanah Lempung, Uji Konsolidasi, Penurunan Tanah, Sifat Fisis, Sifat Mekanis.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Ahsan, A. D., Yanti, G., & Megasari, S. W. (2021). Analisis penurunan tanah menggunakan metode vacuum consolidation dengan variasi jarak pemasangan PVD. Konstruksia, 13(1), 54–68.

Das, B. M. (1995). Mekanika tanah (prinsip-prinsip rekayasa geoteknis). Penerbit Erlangga.

Hamzah, Y. S. (2023). Analisis waktu penurunan pada konsolidasi tanah menggunakan kombinasi metode preloading dan prefabricated vertical drain (PVD) pada pekerjaan perbaikan tanah. Portal: Jurnal Teknik Sipil, 15(2), 102–108.

Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika tanah I. Universitas Gadjah Mada.

Muttaqun, M., Supardin, S., & Yusnar, C. (2025). Kajian penambahan variasi ukuran butir pasir untuk meningkatkan daya dukung tanah lempung ekspansif berdasarkan uji CBR. Jurnal Sipil Sains Terapan, 8(1).

Reynaldi. (2023). Uji konsolidasi pada tanah lempung dengan campuran bahan kimia asam fosfat [Tugas akhir, Universitas Medan Area].

Siregar, M. (2024). Stabilisasi tanah lempung menggunakan abu vulkanik dan fly ash untuk meningkatkan daya dukung dan parameter geser [Tugas akhir, Politeknik Negeri Lhokseumawe].

Wiqoyah, Q., Wulandari, S. T., & Wijaya, D. T. (2023). Penurunan konsolidasi tanah lempung Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali yang distabilisasi dengan limbah keramik: The consolidation settlement of clay soil in Sambi District, Boyolali Regency which is stabilized using ceramic waste. Bentang: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 11(1), 55–66.

Zhafirah, A. (2022). Penurunan tanah berdasarkan hasil uji konsolidasi di laboratorium. Jurnal Konstruksi, 20(2), 234–239.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ALAMAT KANTOR REDAKSI :
Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe
Jalan Banda Aceh - Medan Km 280,3
Buketrata Po Box 90, Telp (0645) 42785 Fax (42785)