Analisis Financial Distress dan Faktor yang Mempengaruhinya pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah di Provinsi Aceh

Hismendi Hismendi, Rahmi Raihan, Lianti Lianti, Safaruddin Safaruddin

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) terhadap financial distress pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Provinsi Aceh. Data penelitian berupa laporan keuangan triwulanan seluruh BPRS selama periode 2019–2024, dianalisis menggunakan metode regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel RGEC yang terdiri atas NPF, GCG, ROA, BOPO, dan CAR berpengaruh signifikan terhadap financial distress dengan nilai McFadden R² sebesar 0,8357, yang berarti model mampu menjelaskan lebih dari 80% variasi kondisi distress. Secara parsial, NPF berpengaruh positif signifikan pada taraf 10%, ROA berpengaruh negatif signifikan, dan BOPO berpengaruh positif signifikan, sedangkan GCG berpengaruh negatif tidak signifikan serta CAR berpengaruh positif tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas dan efisiensi operasional merupakan faktor utama dalam menekan risiko distress, sementara tata kelola dan kecukupan modal belum berperan optimal. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penguatan strategi manajemen risiko, peningkatan efisiensi, serta perbaikan tata kelola BPRS guna memperkuat ketahanan keuangan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


M. Husna, “Pencabutan Izin BPRS Hareukat, LPS: Ini Pertama di Aceh,” 2019, Banda Aceh. [Online]. Available: https://aceh.tribunnews.com/2019/10/12/pencabutan-izin-bprs-hareukat-lps-ini-pertama-di-aceh

B. Kosasih, “Banyak BPR Bangkrut dan Tutup di Indonesia, Apa Penyebabnya?,” Jakarta, 2025. [Online]. Available: https://vibiznews.com/index.php/2025/05/12/banyak-bpr-bangkrut-dan-tutup-di-indonesia-apa-penyebabnya/

Otoritas Jasa Keuangan, POJK Nomor 4/POJK.03/2016 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Indonesia, 2016.

Negara Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan,” 2023, Otoritas, Jakarta.

J. F. Brigham, E.F. dan Houston, Fundamentals of Financial Management, 15th ed. Boston Cengage Learning, Inc., 2019.

T. M. Nakamura, “Analisis Financial Distress Saat Krisis Keuangan Global: Studi Empiris pada BUMN Non-Keuangan,” Media Akuntansi dan Perpajakan Indonesia, vol. 2, no. 2, pp. 107–124, 2021.

Otoritas Jasa Keuangan, POJK Nomor 4/POJK.03/2016 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Indonesia, 2016.

Otoritas Jasa Keuangan, “Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 28/SEOJK.03/2019,” 2019.

S. B. Yulianto A, “The Internal Factors of Indonesian Sharian Banking to Predict The Mudharabah Deposits,” Review of Integrative Business & Economic Research, vol. 5, no. 1, pp. 210–218, 2016.

W. Kuswahariani, H. Siregar, and F. Syarifuddin, “Analisis Non Performing Financing (NPF) secara Umum dan Segmen Mikro pada Tiga Bank Syariah Nasional di Indonesia,” Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen, vol. 6, no. 1, pp. 26–36, 2020, doi: 10.17358/jabm.6.1.26.

H. I. Haq and P. Harto, “Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Berbasis RGEC terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2015-2017),” Diponegoro Journal Of Accounting, vol. 8, no. 3, pp. 1–12, 2019.

C. Y. Harahap and Gusniarti, “Pengaruh Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital Terhadap Financial Distress pada Unit Usaha Syariah Periode 2018-2022,” Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, vol. 6, no. 12, pp. 7125–7139, 2024.

N. M. M. Andari and G. B. Wiksuana, “RGEC sebagai Determinasi dalam Menanggulangi Financial Distress pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia,” E-Jurnal Manajemen Unud, vol. 6, no. 1, pp. 116–145, 2017.

C. Patricia, H. T. Setijaningsih, and Verawati, “Analysis Of The Influence Of Bank Health Level With RGEC Method On Financial Distress Using Altman Z-Score Method,” International Journal of Application on Economics and Business (IJAEB), vol. 2, no. 2, pp. 3328–3340, 2024.

N. Yurivin and W. Mawardi, “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Financial Distress pada Perusahaan Perbankan di Indonesia (Studi Pada Bank Umum Swasta Devisa dan Non Devisa Periode 2012-2016),” Diponegoro Journal of Management, vol. 7, no. 4, pp. 581–589, 2018.

F. H. Ermar and Suhono, “Pengaruh RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance Earning, Capital) terhadap Financel Distress,” Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, vol. 5, no. 1, pp. 107–118, 2021.

J. Humaira, B. Barnas, and Kristianingsih, “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Penerapan GCG terhadap Potensi Kebangkrutan pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk,” Journal of Applied Islamic Economics and Finance, vol. 1, no. 2, 2021.

Kasmir, Analisis Laporan Keuangan, Revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2019.

R. N. I. Nugrohowati and S. Bimo, “Analisis Pengaruh Faktor Internal Bank dan Eksternal terhadap Non-Performing Financing (NPF) pada Bank Perkreditan Rakyat Syariah di Indonesia,” Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, vol. 5, no. 1, pp. 42–49, 2019, doi: 10.20885/jeki.vol5.iss1.art6.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.