Kinerja Wet Scrubber sebagai Teknologi Pengendalian Emisi Insinerator dalam Mewujudkan K3 dan Keberlanjutan Lingkungan

Gunawan Gunawan, Rahmawati Rahmawati, Supardin Supardin

Sari


Insinerator sampah merupakan salah satu solusi dalam pengelolaan limbah padat, namun proses pembakarannya menghasilkan gas berbahaya yang berisiko mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji sistem wet scrubber untuk menurunkan konsentrasi emisi gas, khususnya karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO₂), dari proses insinerasi. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental melalui tahapan kajian literatur, perancangan dan pembuatan prototipe wet scrubber, instalasi pada insinerator, serta pengujian kinerja dengan parameter konsentrasi gas buang dan pH air penyerap. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi CO awal 500 ppm berhasil diturunkan hingga <70 ppm pada sirkulasi ketiga (15 menit), sedangkan CO₂ dari 6000 ppm turun di bawah ambang batas aman sejak sirkulasi pertama dan stabil hingga 345 ppm pada sirkulasi kedelapan (40 menit). Nilai pH air menurun dari 6,9 menjadi 3,2 meningkatkan efektivitas absorpsi namun memerlukan pengendalian agar tidak menimbulkan korosi. Pemantauan emisi gas buang (CO dan CO₂) beserta pH cairan penyerap dapat diintegrasikan ke dalam sistem manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L). Dari segi lingkungan, penurunan signifikan emisi gas berbahaya memastikan gas buang berada dalam baku mutu sesuai standar, sehingga berkontribusi pada pengendalian polusi udara, penekanan emisi gas rumah kaca, serta perlindungan ekosistem di sekitar area insinerator. Dari sisi K3, scrubber menurunkan risiko paparan gas beracun, meskipun masih diperlukan pemantauan gas real-time dan prosedur aman penggantian air. Penelitian ini masih terbatas pada skala laboratorium sehingga diperlukan uji lapangan jangka panjang, optimasi kontrol pH, dan integrasi sensor otomatis. Meski demikian, wet scrubber sederhana terbukti efektif menurunkan polutan, mendukung keberlanjutan, meningkatkan aspek K3 dan lingkungan, serta berpotensi diterapkan pada insinerator skala komunitas untuk mendukung pengelolaan limbah ramah lingkungan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


G. Gunawan, S. Supardin, R. Ruhana, and N. Juhan, “Implementasi Insinerator untuk Pengolahan Sampah di Desa Alue Lim Lhokseumawe,” J. Vokasi, vol. 9, no. 1, p. 76, 2025, doi: 10.30811/vokasi.v9i1.6527.

S. R. Damayanti and N. Hendrasarie, “Efektivitas Absorben Kimia pada Wet Scrubber untuk Menurunkan Emisi CO dan CO2,” J. Serambi Eng., vol. 10, no. 1, pp. 117887–11795, 2025.

H. Jayadi, F. Hendrarinata, B. Suyanto, and S. Sunaryo, “Chimney Filter Model Wet Scrubber to Reduce Air Pollutant Emissions on the Incinerator,” Heal. Notions, vol. 5, no. 2, pp. 41–45, 2021, doi: 10.33846/hn50201.

B. A. Danzomo, S. A. Umar, and M. J. E. Salami, “Wet Scrubber Design,” in Studies in Systems, Decision and Control, vol. 371, M. Mariappan, R. Akmeliawati, M. R. Arshad, and C. S. Chong, Eds., Malaysia: Springer Nature Switzerland AG 2022, 2022, pp. 257–266. doi: 10.1007/978-3-030-74540-0_11.

W. N. R. A. Budiman, “Perecanaan Emisi PM 10 pada Industri Peleburan Baja Cilegon - Banten,” Institu Teknologi Sepulh Nopember, 2018.

G. Gunawan, S. Supardin, I. Idwar, R. Rahmawati, and A. Mardiyanto, “Analisis Kinerja Insinerator Menggunakan Sistem Monitoring Suhu dan Gas Buang,” J. Teknol., vol. 25, no. 1, p. 65, 2025, doi: 10.30811/teknologi.v25i1.6662.

I. R. J. Sari et al., “Wet Scrubber Performance Optimization Application Assisted With Electrochemical-Based Ammonia Sensors,” J. Ris. Teknol. Pencegah. Pencemaran Ind., vol. 10, no. 2, pp. 36–42, 2019, doi: 10.21771/jrtppi.2019.v10.no2.p36-42.

K. H. Javed, T. Mahmud, and E. Purba, “The CO2 capture performance of a high-intensity vortex spray scrubber,” Chem. Eng. J., vol. 162, no. 2, pp. 448–456, 2010, doi: 10.1016/j.cej.2010.03.038.

R. Krzyzynska and N. D. Hutson, “Effect of solution pH on SO2, NOx, and Hg removal from simulated coal combustion flue gas in an oxidant-enhanced wet scrubber,” J. Air Waste Manag. Assoc., vol. 62, no. 2, pp. 212–220, 2012, doi: 10.1080/10473289.2011.642951.

H. H. Ndiritu, K. Karanja, and B. B. Gathitu, “Effect of Cooling Rate Heat Dioxide Treatment the Absorption of Flue Gas and Carbon in on a Wet Microstructure Impact Resistance Recycled Scrubber using and Sodium and Calcium of Hydroxide Aluminium Sand Cast Alloy . Solvents,” J. Sustain. Res. Eng., vol. 1, no. 1, pp. 17–23, 2014.

A. Maddeppungeng, S. Asyiah, D. E. Intari, M. A. Putro, and D. N. Setiawati, “Occupational Health and Safety (K3) Risk Management Analysis on Building Construction Projects in Indonesia: Literature Review,” Fondasi J. Tek. Sipil, vol. 12, no. 2, p. 260, 2023, doi: 10.36055/fondasi.v12i2.21986.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.