Model Deteksi Penyakit Karat Daun Pada Tanaman Kopi Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN) dan Recurrent Neural Networks (RNNs)

Rahmad Hidayat, Hari Toha Hidayat, Ilham Safar, Riwanul Nasron

Sari


Kopi merupakan komoditas tropis utama dalam subsektor perkebunan yang memiliki kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia, baik di pasar domestik maupun internasional. Indonesia merupakan negara produsen kopi terbesar keempat di dunia dan mengalami peningkatan produksi dari tahun ke tahun jumlah produksi kopi Indonesia mencapai 774, 60 ribu ton pada 2021. Rata-rata produktivitas perkebunan kopi gayo adalah 750 kilogram per hektar per tahun, dimana jumlah ini lebih rendah dari pada potensi produksi sesungguhnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas perkebunan kopi Gayo antara lain faktor cuaca, kondisi tanah, perawatan yang belum optima, dan serangan hama yang cukup sering terjadi. Salah satu hama yang cukup dominan menyerang perkebunan kopi adalah hama Hemileia vastatrix atau hama karat daun. Karat daun kopi ditandai dengan perkembangan bercak berwarna kuning atau belang, tepung oranye atau bercak pada bagian bawah daun kopi, dengan klorotik mengelompok pada sisi atas daun. Diameter bercak awalnya 2-3mm namun sebagaimana penyakit berkembang, bercak meluas dan dapat menjadi beberapa sentimeter diameternya. Penyakit ini telah berkembang sejak abad 19, dan sampai saat ini menjadi salah satu penyakit yang paling merugikan petani. Penelitian ini mengembangkan model deep learning untuk membantu petani mendeteksi penyakit tersebut. Dataset diakuisisi pada perkebunan kopi Gayo yang terdiri dari citra daun yang sehat dan daun yang terserang hama karat daun. Penelitian ini menggabungkan beberapa klasifier yaitu Convolutional Neural Network (CNN) dan Recurrent Neural Networks (RNNs). Hasil klasifikasi masing-masing arsitektur digabungkan menggunakan metode ensemble voting untuk meningkatkan akurasi prediksi akhir yang didapat. Tujuan pemanfaatan metode ensemble adalah karena masing-masing arsitektur deep learning memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


D. M. Rahmah, D. Purnomo, F. Filianty, I. Ardiansah, R. Pramulya, and R. Noguchi, “Social Life Cycle Assessment of a Coffee Production Management System in a Rural Area : A Regional Evaluation of the Coffee Industry in West Java , Indonesia,” 2023.

H. U. E. Thi, M. Tran, S. Nathan, A. Ilmma, and M. Burkiewicz, “Identifying limiting factors for feasible productivity improvement for smallholder farmers in coffee sector in Indonesia,” vol. 5, no. 2, pp. 53–60, 2021, doi: 10.13057/asianjagric/g050202.

M. F. Nainggolan, “Sustainable Arabica coffee development strategies in Aceh, Indonesia,” 2nd Int. Conf. Agric. Bio-industry, 2021, doi: 10.1088/1755-1315/667/1/012106.

J. Jauharlina, T. Chamzurni, J. P. Tanaman, F. Pertanian, and U. S. Kuala, “PENGARUH KERAPATAN NAUNGAN TERHADAP

INFEKSI KARAT DAUN (Hemileia vastatrix) PADA TANAMAN KOPI ARABIKA,” J. Ilm. Mhs. Pertan., vol. 9, no. 1, pp. 727–738, 2024.

M. Siregar, “MANAJEMEN AGRIBISNIS KOPI GAYO DI

TAKENGON,” IHSAN J. Pengabdi. Masy., vol. 3, no. 1, 2021.

J. Ilmiah and M. Pertanian, “Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, Volume 4, Nomor 4, November 2019 353,” vol. 4, no. November, pp.

–361, 2019.

A. Humaira, H. P. Widayat, and Y. Abubakar, “Analisis Kualitas Organoleptik Kopi Arabika Gayo dan Arabika Lintong yang Diperoleh dari Pasar Online,” J. Ilm. Mhs. Pertan., vol. 9, no. 1, pp. 409–415, 2024.

D. Hemileia and K. Sigi, “KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS KOPI (Coffea sp) TERHADAP PENYAKIT KARAT DAUN

(Hemileia vastatrix) DI KABUPATEN SIGI,” J. Pertan. Agroteknologi, vol. 11, no. 5, pp. 357–363, 2023.

A. Fatchurrachman, D. Udjulawa, and Multi, “Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Kopi Berdasarkan Citra Daun Menggunakan Metode Convolution Neural Network,” J. Algoritm., vol. 3, no. 2, pp. 151–159, 2023.

A. Yhurinda, P. Putri, and A. Sodik, “Identifikasi Penyakit Tanaman Kopi Arabika dengan Metode K-Nearest Neighbor ( K-NN ),” Semin. Nas. Sains dan Teknol. Terap. VII 2019 Inst. Teknol. Adhi Tama Surabaya, pp. 759–764, 2019.

A. I. Saputra, I. Weni, and U. Khaira, “Implementasi Metode Convolutional Neural Network Untuk Deteksi Penyakit Pada Tanaman Kopi Arabika Melalui Citra Daun Berbasis Android,” vol. 4, no. 1, pp. 41–51, 2024.

A. Sabrina, “Klasifikasi Penyakit pada Tanaman Kopi Robusta Berdasarkan Citra Daun Menggunakan Convolutional Neural Network,” vol. 9, no. 3, pp. 1919–1927, 2022.

M. Ramadhan, B. Anwar, R. Gunawan, and R. Kustini, “SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA TANAMAN KOPI MENGGUNAKAN METODE TEOREMA BAYES,” J. Sci.

Soc. Res., vol. 4307, no. June, pp. 115–121, 2021.

X. Yang et al., “CNN with spatio-temporal information for fast suspicious object detection and recognition in THz security images,” Signal Processing, vol. 160, pp. 202–214, 2019, doi: 10.1016/j.sigpro.2019.02.029.

C. N. Rao et al., “Intelligent Deep Learning Framework for Breast Cancer Prediction using Feature Ensemble Learning,” 2023 4th IEEE Glob. Conf. Adv. Technol., pp. 1–5, 2023, doi: 10.1109/GCAT59970.2023.10353262.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.