Seminar Pelatihan Dan Workshop Pemanfaatan Teknologi Aplikasi Pencegahan Kekerasan Seksual Di Kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe
Sari
Dunia pendidikan tinggi yang seharusnya mencetak manusia-manusia yang berbudi pekerti justru menorehkan catatan hitam. Permasalahan yang sering muncul adalah adanya kekerasan seksual. Bentuk-bentuk kekerasan seksual sangat banyak macamnya, masalah kekerasan seksual lebih kepada bentuk kekerasan yang menyentuh harkat kemanusiaan dan dapat dikategorikan sebagai tindak kejahatan yang luar biasa. Oleh karena itu, penanganannya pun harus serius Kurangnya pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus adalah hal yang harus segera ditanggulangi baik itu melalui diskusi ataupun dengan penyuluhan dari tim yang berkompeten, serta pemanfaatan teknologi dan bermacam-macam aplikasi yang berkenaan dengan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Solusi yang ditawarkan salah satunya adalah dengan mengadakan pelatihan dan workshop penggunaan program aplikasi pencegahan kekerasan seksual dan pelaporan bagi civitas akademika di lingkungan pendidikan tinggi tersebut khususnya mahasiswi. Dengan adanya program aplikasi tersebut diharapkan dapat mengurangi kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus, turut serta memperbaiki moralitas pelaku akademisi, serta sarana motivasi dari korban melalui pemahaman penggunaan teknologi informasi dengan bijak. Metodelogi pelatihan dilakukan dengan cara 1) persiapan, yaitu a) menggali informasi akan kebutuhan mitra untuk kegiatan pelatihan, b) penetapan peserta dan materi dalam pelaksanaan pelatihan, c) penyiapan materi dan perangkat yang akan digunakan dalam pelatihan; 2) Pelaksanaan, yaitu dengan langkah: a) memberikan pelatihan dan workshop pengunaan program aplikasi pencegahan kekerasan seksual dan pelaporan, b) mengadakan evaluasi capaian akhir untuk mengetahui sejauh mana peserta dapat menyerap ilmu selama kegiatan pelatihan; 3) Evaluasi dan pelaporan serta seminar. Target Luaran dari kegiatan ini adalah untuk memberikan sumbangsih edukasi terkait upaya pencegahan, perlawanan, literasi gender, dan juga perbaikan konstruksi sosial dalam masyarakat kampus terkait pelecehan seksual dengan memanfaatkan teknologi. Ke depannya mahasiswa diharapkan memahami rantai dampak dari kekerasan seksual, mempunyai pengetahuan tentang konstruksi sosial dan budaya yang membentuk normalisasi keadaan, memiliki pengetahuan tentang cara mencegah kekerasan seksual di kampus, memiliki pengetahuan terkait hal yang harus dilakukan ketika mendapatkan kekerasan seksual di kampus dengan memanfaatkan teknologi program aplikasi barcode untuk panggilan masa panik dan darurat.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Nurtjahyo, Lidwinda Inge dan Putri, LG Saraswati, 2019. “Standar Operasional Penganganan Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus Universitas Indonesia Solemda dan Depokâ€, https://www.sci.ui.ac.id/datadownload/BukuSOP- Kekerasan-Seksual.pdf,.
Herieningsih Sunarto; Faiqoh, Lia, S. W. S., 2013, “Pelecehan Seksual: Maskulinisasi Identitas Pada Mahasiswi Jurusan Teknik Elektro Undipâ€. Interaksi Online, Semarang, penerbit Universitas Diponegoro,
Rastati, R., 2016, “Bentuk Perundungan Siber di Media Sosial dan Pencegahannya bagi Korban dan Pelakuâ€, Jurnal Sosiologi, https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2016.15.02.1
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##
Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.
.
