Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Melalui Pelatihan Pembuatan Deterjen Cair Bagi Ibu-Ibu Desa Alue Lim

Cut Aja Rahmahwati, Faisal Abdullah, Salmyah Salmyah, Abdul Muhyi, Muhammad Sami

Sari


Kegiatan Penerapan Ipteks ini dilaksanakan di Desa Alue Lim Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Desa Alue Lim berbatasan langsung dengan kabupaten Aceh Utara dengan luas wilayah lebih kurang 900 ha dan jumlah penduduk sebanyak 1767 jiwa. Tingkat pendidikan masyarakat Desa Alue Lim rata-rata sudah mengenyam pendidikan mulai SD sampai perguruan tinggi, namun tingkat kesejahteraan masyarakat masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari 50% dari total jumlah KK di desa ini termasuk ke dalam Pra Keluarga Sejahtera (RKPD 2013 Kota Lhokseumawe). Berpedoman kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2013, dimana di dalamnya dicantumkan ada 9 Program Prioritas Pembangunan Aceh. Tiga di antaranya adalah: (1) Peningkatan Ketahanan Pangan dan Nilai Tambah Produk Pertanian; (2) Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran; dan (3) Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berkelanjutan. Program Penerapan Ipteks ini membuka peluang kerja untuk menumbuh-kembangkan industri-industri rumah tangga dengan berbagai produk. Hal ini bisa menjawab masalah pengurangan pengangguran. Kemudian, produk-produk yang dikembangkan untuk industri rumah tangga dapat meningkatkan aktifitas warga yang produktif sehingga bisa miningkatkan penghasilan keluarga. Dengan demikian, terjawab juga masalah pengurangan kemiskinan. Deterjen merupakah kebutuhan sehari-hari yang diperlukan oleh ibu-ibu rumahtangga. Oleh karena itu, pembuatan deterjen cair bisa menjadi alternatif sebagai kegiatan usaha rumahtangga. Karena keterbatasan pengetahuan, ibu-ibu rumahtangga Desa Alue Lim belum mempunyai keterampilan untuk membuat deterjen cair sendiri. Ditinjau dari segi peluang usaha masih sangat terbuka lebar, karena sekarang sedang berkembang usaha laundry. Dari segi ekonomi, dengan membuat deterjen cair sendiri sangat membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. Selain itu, alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan deterjen cair tidak sulit untuk di dapatkan. Dalam kesempatan ini, kami dari tim pelaksana pengabdian mencoba untuk membentu unit usaha yang dikelola oleh ibu-ibu rumahtangga di Desa Alue Lim. Dengan terbentuknya unit usaha ini, maka ibu-ibu rumahtangga mempunyai kegiatan yang bisa menambah penghasilan keluarga, sehingga taraf sosial ekonominya bisa lebih meningkat.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hunaepi, H., Taufik, S., Laras, F., & Baiq, M. (2017). Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Pelatihan Produksi Deterjen Cair Di Desa Sukaraja Lombok Tengah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IKIP Mataram, 2(1).

Kirk, RE and Othmer, D. (1982). Properti logam refactory. Ensiklopedia Teknologi Kimia, 19, 57.

Kiswandono, A. A. (2020). Pelatihan Dan Pendampingan Home Industri Kelompok PKK Desa Fajar Baru: Pembuatan Detergen Cair. Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1).

Purnamasari, E. N. (2017). Karakteristik Kandungan Linear Alkyl Benzene Sulfonat (Las) Pada Limbah Cair Laundry. Jurnal Media Teknik, 11(1).

Purnomo, R. A. (2016). Ekonomi Kreatif Pilar Pembangunan Indonesia. Surakarta: Ziyad Visi Media.

Sadilah, E. (2010). Ekonomi Kreatif. Jantra, 5(9).

Sumanto, S. (2016). Pembuatan Sabun Cair di Tlogomas Malang. Prosiding SENIATI.

VH, E. S., & Susilowati, E. (2016). Pemberdayaan ibu-ibu PKK melalui pelatihan dan pendampingan produksi sabun dan deterjen. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat, 4(2)


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.