Efektifitas Karbon Dari Media Arang Tanduk Kulit Kopi Pada Proses Pack Carburizing

Fakhriza Fakhriza, Irwin Syahri Cebro, Akhyar Ibrahim, Mawardi Mawardi, Muhibbul Chairi

Sari


Dipasaran terdapat dua produk sprocket yaitu, produk asli keluaran pabrikan resmi yaitu genuine part dan sproket dengan kualitas menyerupai sprocket asli disebut imitasi (KW). Sprocket imitasi yang jauh dari standart pembuatannya masih diragukan dari segi bahan, kualitas dan mutu produk tersebut, oleh karena kualitas masih diragukan itulah yang menyebabkan sprocket imitasi jauh lebih murah dibanding sprocket genuine part. Karburasi padat (pack carburizing) merupakan proses thermokimia atau chemical heat treatment yang dilakukan dengan mengubah komposisi kimia permukaan baja dengan pemanasan pada suhu austenite. Untuk memperoleh hasil pack carburizing yang maksimal, perlu diperhatikan beberapa faktor, yaitu: temperatur, waktu tunggu (holding time), katalis serta media karbonnya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar peningkatan kekerasan material sprocket imitasi setelah dilakukan proses carburizing dan membandingkannya dengan sprocket original tanpa perlakuan. Adapun variable bebas yang digunakan sprocket genuine part, dan sprocket imitasi yang sudah mengalami perlakuan panas, media pendingin (quenching) air, dengan variasi temperatur (850oC, 900oC dan 950 °C) dengan penahanan waktu 120 menit, menggunakan sumber karbon dari arang kulit tanduk biji kopi dan katalis dari cangkang tiram (CaCO3) dengan perbandingan komposisi sebesar 80% karbon: 20% katalis, 70% karbon: 30 % katalis dan 60% karbon: 40 % Katalis. Pengujian kekerasan raw material yaitu sprocket original adalah 570,48 HV dan sprocket KW adalah 464.85 HV, selisih nilai kekerasan sebesar 105,63 HV. Setelah dilakukan proses pack carburizing pada variasi temperatur dan komposisi (arang dan katalis) nilai kekerasannya sprocket KW secara umum naik dari raw material sprocket KW dengan nilai kekerasan tertinggi pada temperatur 850oC dan komposisi 60% karbon: 40 % katalis yaitu sebesar 656,6 HV. Nilai kekerasan sprocket KW setelah dilakukan proses carburizing yang mendekati atau sama dengan nilai kekerasan sprocket original adalah pada temperatur 950oC dan komposisi 70% karbon: 30 % katalis yaitu sebesar 569,3 HV.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


R. Huda, “Analisa Fatik Pegas Daun Kendaraan Truck Mitsubishi Canter 125 PS Pengangkut Sawit dengan Metode Elemen Hingga (Tugas Akhir),†2020

M. A. Rizki et al., “Pengaruh Proses Pack Carburuizing Dengan Variasi Temperatur dan Karbon Aktif terhadap Kekerasan Permukaan Baja AISI 1020,†vol. 6, no. 2, pp. 63–67, 2022.

P. Trihutomo, D. Teknik, M. Fakultas, T. Universitas, and N. Malang, “Pengaruh Proses Annealing pada Hasil Pengelasan†no. 1, pp. 81–88, 2014.

R. Zulkarnaini et al., “Evaluasi Sifat Mekanik Baja Pegas Daun Abstrak,†vol. 7, no. 1, 2023

D. Herizen and R. Siswanto, “Pengaruh Variasi Holding Time dan Media Pendingin terhadap Kekerasan Dan Struktur Mikro Baja Sus 630 Metode Hardening,†Jtam Rotary, vol. 2, no. 2, p. 149, 2020, doi: 10.20527/jtam rotary.v2i2.2411.

Andi, “Material Teknik,†Phys. Rev. E, p. Material Teknik, 2011, [Online]. Available: http://blog.ub.ac.id/andi/2011/11/26/tegangan-yield/.

Y. Handoyo, “Pengaruh Quenching dan Tempering pada Baja JIS Grade S45C,†J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 3, no. 2, pp. 102–115, 2015.

A. Dermawan, Mustaqim, and F. Sidiq, “Pengaruh Temperatur Carburizing pada Proses Pack Carburizing terhadap Sifat-Sifat Mekanis Baja S21C,†Engineering, vol. 14, no. 1, pp. 7–14, 2017, [Online]. Available:

http://e-journal.upstegal.ac.id/index.php/eng/article/view/738.

L. S. Nugroho, “Pengaruh Proses Annealing terhadap Perubahan Kekerasan dan Struktur Mikro pada Pipa SA 179 yang telah Mengalami Pengbengkokan,†Skripsi, pp. 1–67, 2017.

H. Fathu Rohman, Y. Umardani, and A. Tri Hardjuno, “Pengaruh Proses Heat Treatment Annealing terhadap Struktur Mikro dan Nilai Kekerasan pada Sambungan Las Thermite Baja Np-42,†J. Tek. Mesin S-1, vol. 2, no. 3, pp. 195–203, 2014.

B. Pratowo and A. Fernando, “Analisa Kekerasan Baja Karbon AISI 1045 Setelah Mengalami Perlakuan Quenching,†J. Tek. Mesin, vol. 5, no. 2, pp. 1–30, 2008.

I. Saefuloh, Haryadi, A. Zahrawani, and B. Adjiantoro, “Pengaruh Proses Quenching dan Tempering terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baja Karbon Rendah dengan Paduan Laterit,†J. Tek. Mesin, vol. 4, no. 1, pp. 56–64, 2018, [Online]. Available: https://jurnal.unista.ac.id

Eni, “済無No Title No Title No Title,†Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., no. Mi, pp. 5–24, 1967.

AHMADI, “Sersasih,†vol. 51, no. 3331101530, pp. 1–51, 2023.

F. A. Rauf, F. P. Sappu, A. M. A. Lakat, J. Teknik, M. Universitas, and S. Ratulangi, “Microhardness Vickers pada Berbagai Jenis Material Teknik,†vol. 5, pp. 21–24, 2018.

ASM International, ASM Handbook: “Mechanical Testing and Evaluationâ€. Ohio USA, 2000.

Callister. Jr., & William.D, Material and Science Engineering: an Introduction (8thed), New Jersey, USA; Joh Wiley & Sons, Inc, 2009


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-sa4.footer##

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.