Analisis Pengaruh Pemanfaatan Limbah Dedak Padi terhadap Kuat Tekan Beton

Agus Jagar P Sibagariang, Nurmaidah Nurmaidah

Abstract


Industri konstruksi di Indonesia menghadapi tantangan dalam penggunaan material beton yang ramah lingkungan, mengingat penggunaan bahan baku seperti semen dan agregat yang berdampak pada penurunan sumber daya alam dan meningkatkan jejak karbon. Penelitian ini menguji pengaruh substitusi dedak padi terhadap kualitas beton, dengan fokus pada kuat tekan dan workability beton. Beton yang diuji terdiri dari beton normal dan beton variasi dengan dedak padi sebagai pengganti agregat halus pada persentase 3%, 5%, dan 7%. Campuran beton dirancang berdasarkan SNI 7656:2012 dan pengujian kuat tekan mengacu pada SNI 1974:2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton dengan penambahan dedak padi memiliki nilai slump yang lebih tinggi dibandingkan beton normal, menunjukkan peningkatan workability seiring dengan bertambahnya persentase dedak padi. Selain itu, pada umur 14 hari, beton dengan dedak padi mengalami penurunan kuat tekan, tetapi pada umur 28 hari, kekuatan beton meningkat, dengan beton variasi 7% dedak padi menunjukkan hasil terbaik. Pengujian menunjukkan bahwa dedak padi dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat halus dalam beton, memberikan potensi untuk mengurangi limbah pertanian, menurunkan biaya produksi beton, dan menghasilkan beton yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa dedak padi adalah alternatif yang berkelanjutan dan dapat diterima dalam industri konstruksi.

Keywords


beton; dedak padi; kuat tekan; workability

References


Adhipramana, R. F., Suprahman, F. H., & Puspitasari, P. D. (2023). Pengaruh campuran agregat serat alami dengan abu sekam padi terhadap daya tahan dinding tanah pada bangunan.

Anas, A., & Andira, A. (2018). Kuat tekan dan penyerapan air batako dengan limbah sekam padi (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Ujung Pandang).

Dewi, S. U., & Renaldi, S. (2024). Pengaruh penggunaan abu sekam padi terhadap kuat tekan beton K-175. Teknika Sains: Jurnal Ilmu Teknik, 9(2), 260-271.

Dewi, S. U., & Saputra, B. (2024). Pengaruh campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus terhadap kuat tekan beton mutu sedang. TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi): Jurnal Program Studi Teknik Sipil, 13(2), 132-138.

Fitriani, H., Ahmed, A., Kolawole, O., Hyndman, F., Idris, Y., & Rosidawani, R. (2022). Optimizing compressive strength properties of binary blended cement rice husk concrete for road pavement. Trends in Sciences, 19(9), 3972-3972.

Fadly, W. (2021). Pengaruh penambahan dedak padi terhadap produktifitas waktu pengeringan batu bata (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat).

Givi, A. N., Rashid, S. A., Aziz, F. N. A., & Salleh, M. A. M. (2010). Assessment of the effects of rice husk ash particle size on strength, water permeability and workability of binary blended concrete. Construction and Building Materials, 24(11), 2145-2150.

Hasnain, M. H., Javed, U., Ali, A., & Zafar, M. S. (2021). Eco-friendly utilization of rice husk ash and bagasse ash blend as partial sand replacement in self-compacting concrete. Construction and Building Materials, 273, 121753.

Haryanti, A., Norsamsi, N., Sholiha, P. S. F., & Putri, N. P. (2014). Studi pemanfaatan limbah padat kelapa sawit. Konversi, 3(2), 20-29.

Mutuk, T., & Mesci, B. (2014). Analysis of mechanical properties of cement containing boron waste and rice husk ash using full factorial design. Journal of Cleaner Production, 69, 128-132.

Muhsinin, N., Marni, E., & Adli, M. (2022). Analisis perbandingan tingkat kualitas produk batu bata merah dengan memanfaatkan limbah dedak padi dan serbuk gergaji. Journal of Applied Engineering Sciences, 5(3), 067-074.

Pachla, E. C., Silva, D. B., Stein, K. J., Marangon, E., & Chong, W. (2021). Sustainable application of rice husk and rice straw in cellular concrete composites. Construction and Building Materials, 283, 122770.

Pratiwi, D., Tejowati, A. S., Rusdiyanto, M. F., Sasmita, K. J., & Efianti, T. (2011). Pemanfaatan limbah pati onggok dan sekam padi sebagai bahan dasar panel dinding ringan yang tanggap gempa. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 55-66.

Riswan, A. (2021). Analisis kuat tekan beton F’c 20 Mpa dengan dedak padi sebagai bahan tambah pasir (Doctoral dissertation, Universitas Siliwangi).

Rohman, M. N. (2018). Pengaruh variasi lama pengeringan dan volume larutan graphene oxide berbahan dasar abu sekam padi terhadap kuat tekan dan porositas bata ringan jenis cellular lightweight concrete. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta. Diambil dari https://eprints.uny.ac.id/56630.

Sinmiasa, F., Frans, P. L., & Apalem, D. R. (2024). Pengaruh limbah pembakaran sampah anorganik sebagai material substitusi terhadap kuat tekan beton. Jurnal Simetrik, 14(2), 883-888.

Sua-iam, G., Makul, N., Cheng, S., & Sokrai, P. (2019). Workability and compressive strength development of self-consolidating concrete incorporating rice husk ash and foundry sand waste–A preliminary experimental study. Construction and Building Materials, 228, 116813.

Tampubolon, S. P., Lase, F. J., Sudarwani, M. M., Sari, D., Nataldo, B. T., & David, C. (2024). Pengembangan usaha mandiri masyarakat desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara dengan pemanfaatan limbah sekam padi sebagai campuran beton paving block dan batako= The Development of Independent Business of Srimahi Village Community, Tambun Utara District by Utilizing Rice Husk Waste as a Mixture for Paving Block and Brick Concrete. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 2607-2616.

Tayeh, B. A., Alyousef, R., Alabduljabbar, H., & Alaskar, A. (2021). Recycling of rice husk waste for a sustainable concrete: a critical review. Journal of Cleaner Production, 312, 127734.

Torkaman, J., Ashori, A., & Momtazi, A. S. (2014). Using wood fiber waste, rice husk ash, and limestone powder waste as cement replacement materials for lightweight concrete blocks. Construction and Building Materials, 50, 432-436.

Younes, M. M., Abdel-Rahman, H. A., & Khattab, M. M. (2018). Utilization of rice husk ash and waste glass in the production of ternary blended cement mortar composites. Journal of Building Engineering, 20, 42-50.

Yudhiansyah, A., Ishak, I., & Kurniawan, D. (2022). Analisis uji kuat tekan batako dengan campuran dedak padi. Ensiklopedia Research and Community Service Review, 1(2), 79-86.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i1.6532

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Agus Jagar P Sibagariang, Nurmaidah Nurmaidah