Pemanfaatan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Material Beton Hijau untuk Mendukung Konstruksi Berkelanjutan

Albert Sinambela, Samsul A. Rahman Sidik Hasibuan

Abstract


Industri konstruksi memberikan kontribusi signifikan terhadap emisi karbon, terutama melalui penggunaan semen dalam beton. Oleh karena itu, diperlukan alternatif yang ramah lingkungan untuk mengurangi dampak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (ATKS) sebagai substitusi sebagian semen dalam beton hijau guna mendukung konstruksi berkelanjutan. Variasi ATKS yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%, dengan pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah pada umur 7, 14, dan 28 hari. Metode yang digunakan adalah pengujian mekanis beton dengan analisis hubungan substitusi ATKS terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase substitusi ATKS, semakin menurun kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Namun, hingga 10% substitusi, beton masih memenuhi standar kekuatan struktural yang dipersyaratkan. Hubungan antara substitusi ATKS dan kuat tekan serta kuat tarik belah diidentifikasi dengan persamaan regresi linear. Pemanfaatan ATKS dapat mengurangi penggunaan semen Portland, yang berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta meningkatkan pemanfaatan limbah industri kelapa sawit, menjadikannya sebagai material alternatif yang ramah lingkungan dalam konstruksi. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat membuka peluang untuk penggunaan ATKS dalam berbagai aplikasi beton lainnya, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan material beton yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Keywords


abu tandan kosong kelapa sawit; beton hijau; konstruksi berkelanjutan, kuat tekan, substitusi semen

References


Admojo, E. S. (2017). Pemanfaatan limbah abu ampas tebu serta batu gamping sebagai bahan substitusi semen terhadap karakteristik paving block [Dissertation]. University of Technology Yogyakarta.

Amalia, N., et al. (2024). Penerapan prinsip lean contruction dalam sistem manajemen mutu konstruksi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas. Journal of Comprehensive Science (JCS), 3(5).

Anggreani, N. A., Mayank, D. A. M., & Nugroho, D. H. (2024). Penggunaan material limbah untuk pembangunan berkelanjutan pada konstruksi jalan raya. Jurnal Daktilitas, 4(2), 74-82.

Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI 7656:2012 - Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal, beton berat dan beton massa. BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2014). SNI 2491:2014 - Metode uji kekuatan tarik belah spesimen beton. BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2023). SNI 1974:2023 - Metode uji untuk kekuatan tekan spesimen beton silinder. BSN.

Chrismaningwang, G., et al. (2016). Pengaruh curing air laut terhadap serapan dan permeabilitas beton mutu tinggi dengan bahan tambah abu sekam padi.

Editama, P. (2024). Penerapan teknologi konstruksi ramah lingkungan dalam proyek infrastruktur. Circle Archive, 1(6).

Ednor, M., Sitompul, I. R., & Olivia, M. (2017). Kuat tekan dan perubahan berat mortar menggunakan bahan tambah abu sekam padi (rice husk ash) di air gambut. Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil dan Perencanaan (KN-TSP).

Farras, Y. (2024). Uji tanpa merusak, kuat tekan dan emisi karbon dioksida beton yang mengandung semen campuran dan abu terbang [Dissertation]. Universitas Hasanuddin.

Hamdi, F., et al. (2022). Teknologi beton. Tohar Media.

Hasibuan, S. A. R. S., Prayuda, H., Zuhanda, M. K., & Anisa, Y. (2023). Enhancing concrete strength and sustainability: the role of Medan Barangan banana skin powder as a cement substitute. International Journal of Advanced Technology and Engineering Exploration, 10(109), 1731.

Hatmoko, J. T., & Handoko, L. (2019). Pengaruh perubahan kadar air pada sifat-sifat tanah organik yang distabilisasi dengan limbah karbit dan abu ampas tebu. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil, 2(2), 97-108.

Herli, H. (2024). Evaluasi durabilitas beton geopolimer dengan penambahan plastik PET [Dissertation]. Universitas Hasanuddin Makassar.

Hudori, M. (2017). Perbandingan kinerja perkebunan kelapa sawit Indonesia dan Malaysia. Jurnal Citra Widya Edukasi, 9(1), 93-112.

Imran, M. (2018). Material konstruksi ramah lingkungan dengan penerapan teknologi tepat guna. Radial, 6(2), 146-157.

Katrina, G. (2014). Pemanfaatan limbah kulit kerang sebagai substitusi pasir dan abu ampas tebu sebagai substitusi semen pada campuran beton mutu K-225. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2(3), 308-313.

Manurung, E. H., Prajoko, A., & Dasrah, I. (2025). Analisis penggunaan alternatif material ramah lingkungan proyek dalam konstruksi penggunaan: Studi kasus dari berbagai konstruksi. Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi, 3(3), 516-522.

Mowo, C. L., & Arumningsih, D. (2021). Beton memadat sendiri ramah lingkungan menggunakan limbah serbuk beton, limbah serbuk batu bata dan limbah debu pemotongan marmer. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 26(2), 29-39.

Nainggolan, H., et al. (2023). Green technology innovation: Transformasi teknologi ramah lingkungan berbagai sektor. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Priadi, D., et al. (2024). Strategi pengelolaan sumber daya alam tidak dapat diperbaharui: Tinjauan kritis terhadap penelitian sebelumnya. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(11).

Rahmat, F., et al. (2021). Synthesis and characterization of ZnO-SiO2 composite using oil palm empty fruit bunch as a potential silica source. Molecules, 26(4), 1061.

Turuallo, G. (2013). Kinerja ground granulated blast furnace slag (GGBS) sebagai bahan pengganti sebagian semen untuk sustainable development. Jurnal Teknik Sipil, Universitas Tadulako, Palu.

Utsman, M. R., Suroto, W., & Winarto, Y. (2019). Penerapan prinsip arsitektur hijau pada bangunan kantor sewa di Surakarta. Senthong, 2(2).

Wuwung, M. P., Windah, R. S., & Mondoringin, M. R. I. A. (2023). Studi eksperimental uji kuat tekan beton dengan memakai serbuk cangkang telur ayam sebagai substitusi parsial agregat halus. TEKNO, 21(85), 1707-1714.

Yusuf, Y., Aziz, H., & Jaslia, P. R. S. (2017). Pengaruh penambahan abu ampas tebu terhadap sifat kimia air rendaman (pH, TDS, dan kesadahan total) dan sifat kuat tekan mortar semen PCC pada perendaman air laut. Jurnal Zarah, 5(2), 13-20.

Zainuri, Z., & Soehardi, F. (2021). Stabilitas tanah gambut menggunakan bottom ash abu tandan sawit terhadap nilai California Bearing Ratio. Inersia Jurnal Teknik Sipil, 13(2), 55-60.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i1.6461

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Albert Sinambela, Samsul A Rahman Sidik Hasibuan