Analisis Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton dengan Substitusi Limbah Kulit Kopi Robusta

Novi Andriani, Samsul A. Rahman Sidik Hasibuan

Abstract


Penelitian ini menganalisis pengaruh substitusi limbah kulit kopi robusta (BKKR) terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Variasi BKKR yang digunakan adalah 5%, 7%, dan 9% terhadap berat semen, dengan beton normal K-225 sebagai kontrol. Pengujian dilakukan pada umur 14 dan 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kadar BKKR cenderung menurunkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Pada umur 28 hari, beton normal memiliki kuat tekan 19,27 MPa dan kuat tarik belah 2,26 MPa, sedangkan beton dengan BKKR 9% mengalami penurunan kuat tekan hingga 8,99 MPa dan kuat tarik belah 0,88 MPa. Meskipun terjadi penurunan kekuatan, pemanfaatan BKKR berpotensi sebagai bahan tambah dalam beton ramah lingkungan dengan pemakaian yang terkontrol.

Keywords


beton; kulit kopi; kuat tekan; kuat tarik belah; material ramah lingkungan

References


ACI Committee 318. (2019). Building code requirements for structural concrete (ACI 318-19). American Concrete Institute.

Amin, M. A. R. (2025). Analisis efisiensi beton daur ulang sebagai alternatif agregat pada konstruksi berkelanjutan. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 207–216.

Aprilia, A., Rahman, Y., & Aprildahani, B. R. (2024). Karakteristik pengembangan ekonomi lokal berbasis produktivitas kopi robusta di Desa Batu Kebayan Lampung Barat. Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, 4(3), 195–204.

Dwinta, A., Erliana, H., & Chaira, C. (2024). Pengaruh penggunaan bahan tambah sebagai substitusi semen dan agregat terhadap nilai kuat tarik belah beton mutu tinggi hybrid. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(4), 2698–2709.

Fitri, N. (2017). Pembuatan briket dari campuran kulit kopi (Coffea arabica) dan serbuk gergaji dengan menggunakan getah pinus (Pinus merkusii) sebagai perekat. UIN Alauddin Makassar.

Ganesan, K., Rajagopal, K., & Thangavel, K. (2008). Rice husk ash blended cement: Assessment of optimal level of replacement for strength and permeability properties of concrete. Construction and Building Materials, 22(8), 1675–1683. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2007.06.011

Hamdi, F., Lapian, F. E. P., Tumpu, M., Mabui, D. S. S., Raidyarto, A., Sila, A. A., & Rangan, P. R. (2022). Teknologi beton. Tohar Media.

Harsono, S. S., Fauzi, M., Purwono, G. S., & Sumarno, D. (2014). Pengembangan teknologi pengolahan limbah kopi menjadi bioetanol dan biogas untuk mendukung percepatan kemandirian energi pada masyarakat di kawasan sentra kopi rakyat.

Hasibuan, S. A. R. S., Prayuda, H., Zuhanda, M. K., & Anisa, Y. (2023). Enhancing concrete strength and sustainability: The role of Medan Barangan banana skin powder as a cement substitute. International Journal of Advanced Technology and Engineering Exploration, 10(109), 1731.

Mindess, S., Young, J. F., & Darwin, D. (1981). Concrete. Prentice-Hall.

Nasution, M., Siregar, N. S. S., & Irwansyah, M. (2024). Peningkatan pendapatan petani kopi dari pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan kompos dan sebagai agregat campuran beton ringan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(3), 2546–2556.

Navaseltsau, U., Navaseltsava, D., & Shenogin, M. (2020, July). Energy efficiency of multi-apartment residential houses with individual heat supply. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 896, No. 1, p. 012057). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1757-899X/896/1/012057

Neville, A. M. (2011). Properties of concrete. Pearson Education Limited.

SNI 7656. (2021). Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal, beton berat dan beton massa. Badan Standardisasi Nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i1.6399

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Novi Andriani, Samsul A Rahman Sidik Hasibuan