Kuat Tekan Beton Estetik Menggunakan Gamping sebagai Campuran Agregat Kasar
Abstract
Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan gamping sebagai campuran agregat kasar dalam pembuatan beton terhadap kuat tekannya. Di daerah Puger dan Gumukmas, banyak jalan yang menggunakan batu gamping sebagai pondasi utama. Hal ini karena ukuran batu serta kualitas jalan tidak jauh berbeda sejak dibangun dahulu, sehingga batu gamping dapat dan layak dijadikan alternatif pengganti batu pecah yang sering digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan variasi umur beton 14 hari dan 28 hari, serta variasi proporsi gamping sebesar 0%, 20%, dan 40%. Hasil pengujian kuat tekan beton umur 14 hari dan beton umur 28 hari menunjukkan bahwa penambahan campuran gamping dalam beton serta bertambahnya umur beton berpengaruh positif terhadap kuat tekannya. Dari hasil yang diperoleh, terlihat bahwa semakin banyak campuran gamping yang digunakan, semakin tinggi kuat tekan betonnya. Peningkatan mutu beton terjadi secara konsisten dari umur 14 hari hingga umur 28 hari dengan penambahan gamping dalam campuran beton. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh gamping terhadap kekuatan beton bersifat berkelanjutan seiring berjalannya waktu. Temuan ini memperlihatkan potensi besar gamping sebagai bahan alternatif yang efektif dalam pembuatan beton, terutama di daerah yang memiliki sumber daya gamping yang melimpah, menjadikannya pilihan yang layak untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas beton secara keseluruhan di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
A, A. (2018). Kajian Kuat Tekan Beton Normal Menggunakan Standar Sni 7656-2012 Dan Astm C 136-06. Rang Teknik Journal, 1(2). https://doi.org/10.31869/rtj.v1i2.760
Ahmad, H. H., Yanuar, S. F., & ... (2022). Studi Pengaruh Jenis Semen Pada Campuran Beton 1: 2: 3. Jurnal Rekayasa …, 74–77. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/HEXAGON/article/download/9104/4381
Hapsari, S. (2017). Kajian Pengaruh Variasi Komposisi Silica Fume terhadap Parameter Beton Memadat Mandiri dengan Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi.
Hendra, P., & W, I. (2016). Pengaruh Variasi Dimensi Agregat Kasar Pada Mutu Beton. Jurnal Sipil .
HILMI M. FURQON, GIEA P. VERLIALDI S., R. P. (2015). Aplikasi Material pada Bangunan Modern Ditinjau dari Estetika Fasade. Jurnal Rekakarsa, 3, No 3(3), 13. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekakarsa/article/view/695
Jabair, J. (2022). Pemanfaatan Batu Gamping Enrekang Dalam Campuran Beton Kekuatan Tinggi. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering, 2(1), 8. https://doi.org/10.31963/jacee.v2i1.3362
Nawy, E. (1998). Beton Bertulang. Bandung: PT. Eresco.
Nugraha Paul, A. (2007). Teknologi Beton. Yogyakarta: Andi.
Komala, R., Hadi, S., & Prasetiawan, J. tahun 2021. (2021). Pengaruh Jenis Semen Dan Lama Perawatan Yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Fak. Teknik Universitas Al-Azhar.
Nurwaskito, A., Fajriani, A., & Widodo, S. (2015). Analisis Kualitas Batugamping Sebagai Bahan Baku Utama Semen. Jurnal Geomine, 2(1), 117–123.
Pardomuan, F., Tanudjaja, P. H., & Windah, R. S. (2015). PENGUJIAN KUAT TARIK LENTUR BETON DENGAN VARIASI KUAT TEKAN BETON. Jurnal Sipil Statik, 3(5), 313–321.
Putro, G. B., & Nurchasanah, Y. (2011). Tinjauan Kuat Tekan Beton dengan Serbuk Batu Gamping Sebagai Bahan Tambah pada Campuran Beton. Artikel Ilmiah Matriks
Prasetyo, H., & Widowato, I. (2015). Pengaruh Variasi Dimensi Agregat Kasar Pada Mutu Beton.
Rochmah, N. (2016). Pemanfaatan Batu Kapur Didaerah Sampang Madura Sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Beton. JHP17 Jurnal Hasil Penelitian LPPM Untag Surabaya, 01(02), 217–226.
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v17i1.5950
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Setiyo Ferdi Yanuar, Ilanka Cahya Dewi, Ahmad Iqbal, Imelda Valensia






