ANALISIS SUMBER DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN NELAYAN PESISIR DI KOTA TARAKAN
Sari
This study aims analyze the source of income of fishing families meet household needs in Tarakan City and to analyze the level of income inequality of fishing communities in Tarakan City. This research was conducted in 2021 in Tarakan City. The results showed that the fishermen's family income comes from the husband and additional income from the wife and children, contributes of each family income; husband is 45%, wife is 54% and 5% Children, and per capita income of Rp. 772,753. The Gini Index of 0.41 is classified as moderate inequality. The Lorenz curve shows that 50% of the population enjoys less than 40% of the total income. The distribution of income for fishermen in the coastal TarakanCity, of the World Bank criteria shows that 40% of low-income fishermen enjoy 23.69% of the total income, while 40% of middle-income earners enjoy 38.76% and 20% of high-income earners enjoy 38.55% of total income , the income distribution of fishermen in the coastal city of Tarakan is not too unequal (low inequality), greater than 17%, base on the World Bank criteria.
Â
Keywords : Gini Index, Income Inequality, Coastal Fishermen, Urban
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Andi Kurniawati, 2017. Peran Istri Nelayan Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal Saintek Maritim. Volume XVII Nomor 1.
Firdaus, M., & Witomo, C. M. (2014). Analisis tingkat kesejahteraan dan ketimpangan pendapatan rumah tangga nelayan pelagis besar di Sendang Biru, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 9(2), 155-168.
Kusnadi, E., Sulistiowati, Y., & Subchan, P. (2009). Keberdayaan Nelayan dan Dinamika Ekonomi Pesisir. Pusat Penelitian Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. University of Jember Research Institution.
Marini, I. A. K. (2014). Analisis Sumber Dan Kesenjangan Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Di Wilayah Pesisir Kota Mataram. Gane Ç Swara, 8(2), 1-6.
Natalia, M., & Alie, M. M. (2014). Kajian Kemiskinan Pesisir di Kota Semarang (Studi Kasus: Kampung Nelayan Tambak Lorok). Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 3(1), 50-59.
Pakasi, R. N., Ngangi, C. R., & Kaunang, R., 2015. Analisis Ketimpangan Distribusi Pendapatan Nelayan Di Desa Buhias Kecamatan Siau Timur Selatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Cocos Vol. 6,(17), pp.1-11.
Satria, A., 2015. Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Syarifah, Z. 2018. Peran Istri Nelayan Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga. Aceh. Jurnal Perikanan Terpadu. Univrsitas Teuku Umar
Syarifuddin, S. (2005). Kondisi fisik permukiman penduduk di pesisir pantai Teluk Palu. SMARTek, 3(3).
Wahidah Wiwik Osman dan Amalia Paramitha, 2013. Konsep Tata Bangunan pada (Tempatpenampung1)Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar, Prosiding Temu Ilmiah IPLBI pp. F – 41-47.
Wahyudin, Y., 2003. Sistem Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat Pesisir. Makalah pada pelatihan pengelolaan kawasan konservasi perairan. Bogor: Diklat Kehutanan Bogor.
Wasak Martha, 2012, Keadaan Sosial-Ekonomi Masyarakat Nelayan Dl Desa Kinabuhutan Kecamatan Likupang Barat. Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Pacific Journal, Vol. 1 (7): pp. 1339-1342
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/ekonis.v25i1.3800
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexing by :![]() ![]() ![]() ![]() | |
|---|---|
| ALAMAT KANTOR REDAKSI : Jurusan Tata Niaga Politeknik Negeri Lhokseumawe Jalan Banda Aceh - Medan Km 280,3 Buketrata Po Box 90, Telp (0645) 42785 Fax (42785) Phone : 085220281520 Email: [email protected] |








