Rancang Bangun Sistem Evaluasi Antrian Pada Apotek Menggunakan Metode Monte Carlo

Muzammil Muzammil, Azhar Azhar, Muhammad Arhami

Sari


Kebanyakan apotek di daerah kota lhokseumawe masih memiliki masalah dalam mengatasi antrian yang cukup panjang apabila sedang ramai pengunjung. Masalah ini sangat mempengaruhi kenyamanan dari pelanggan dan dapat mengurangi kualitas pelayanan pada apotek tersebut. Untuk menangani masalah tersebut, dikembangkan sistem untuk mengevaluasi kinerja sistem antrian pelanggan apotek di kota lhokseumawe dengan tujuan mendapatkan kesimpulan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan nantinya. Sistem ini menggunakan metode monte carlo yang dimana memanfaatkan bilangan acak sebagai variabel penentu bagi waktu kedatangan dan waktu pelayanan pelanggan berdasarkan intervalnya. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi dengan metode antrian yang lebih baik guna memperbaiki sistem pada pelayanan apotek sehingga permasalahan antrian dapat diatasi dan juga dapat menghemat waktu pelanggan menghindari antrian pada saat ingin mendapatkan pelayanan. Sistem yang dapat mengetahui apakah pelayanan antrian pada apotek sudah bekerja secara optimal sehingga pelayanan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Sistem yang memungkinkan antrian yang pada awalnya panjang menjadi berkurang dan dapat meringankan pihak apoteker dengan penggunaan metode monte carlo. dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan pada apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi antrian pada apotek Lhokseumawe. Sehingga dapat memperoleh informasi rata-rata antrian pada admin apoteker, Sistem ini menghasilkan evaluasi antrian dengan rata-rata waktu antrian yaitu 27 menit, Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa simulasi Monte Carlo berhasil mengevaluasi antrian di apotek lhokseumawe.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Yani, Z., Sumijan, S., 2020. Simulasi Algoritma Monte Carlo dalam

Memprediksi Pendapatan Penjualan Produk Kalsium Tiens Syariah.

Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis. doi:10.37034/infeb.v3i1.58

Eko, A.P., Sona, M.N., ... Rolliawati, D., 2019. Pemodelan Dan

Simulasi Antrian Pendaftaran Driver Baru Gojek Di Sidoarjo. Majalah

Ilmiah UNIKOM 17, 13–18. doi:10.34010/miu.v17i1.2806

Trisna, N., Safitri, W., & Pratiwi, M. (2019). Penerapan Sistem Antrian

Sebagai Upaya Pengoptimalkan Pelayanan Terhadap Pasien Pada

Loket Pengambilan Obat Di Rsi. Ibnu Sina Pasaman Barat Dengan

Menggunakan Metode Monte Carlo. Jurnal Teknologi Informasi, 3(1),

https://doi.org/10.36294/ jurti.v3i1.681

Dita, 2021. Diagram Blok : Definisi, Manfaat, dan Cara Membuatnya.

Adammuiz.com

Ari Nadya Purigawati, 2020. Sistem Manajemen Basis Data. Sistem

Informasi & Manajemen Basis Data 18.

Aji, S. P., & Bodroastuti, T. (2012). Penerapan Model Simulasi Antrian

Multi Channel Single Phase Pada Antrian Di Apotek Purnama

Semarang Applications of Multi Channel – Single Phase Simulation

Model on the Queue At Semarang Purnama Pharmacy. Jurnal Kajian

Akuntansi Dan Bisnis, 1–16.

Bahar, S., Mananohas, M. L., & Montolalu, C. (2018). Model Sistem

Antrian dengan Menggunakan Pola Kedatangan dan Pola Pelayanan

Pemohon SIM di Satuan Penyelenggaraan Adminstrasi SIM Resort

Kepolisian Manado. D’CARTESIAN, 7(1), 15.

https://doi.org/10.35799/dc. 7.1.2018.19549

Dika, A. E., & Finandhita, A. (2018). Riani Lubis Program Studi

Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia.

Matondang, E., Gultom, Y., Sembiring, D. M. S., Aminatunnisa, S., &

Indra, E. (2020). Penerapan Metode Monte Carlo Untuk Simulasi

Sistem Antrian Service Sepeda Motor Berbasis Web. Jurnal Sistem

Informasi Dan Ilmu Komputer Prima(JUSIKOM PRIMA), 2(2),

–84. https://doi.org /10.34012/ jusikom.v2i2.442

Nengsih, Y. G. (2020). Optimalisasi Antrian Menggunakan Metode

Single Channel Single Phase ( Studi Kasus DR . Reksodiwiryo Padang

) Struktur Antrian 1 . Single channel - single phase pelayanan .

Sedangkan single phase adalah hanya memiliki satu stasiun pelayanan

antrian yang ha. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan

Imelda, 5(1), 30–39.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.