ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS LAYANAN PLATFORM WHATSAPP DAN TELEGRAM DALAM MELAKUKAN MONITORING SISTEM PENYIRAM TANAMAN
Sari
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kualitas layanan antara platform WhatsApp dan Telegram dalam konteks pemantauan sistem penyiram tanaman. Pemantauan otomatis menggunakan platform komunikasi populer memungkinkan pengguna untuk menerima notifikasi dan memantau status sistem penyiraman secara real-time. Studi ini menilai kualitas layanan kedua platform berdasarkan parameter seperti kecepatan pengiriman pesan, keandalan, kemudahan penggunaan, serta dukungan terhadap integrasi dengan perangkat Internet of Things (IoT). Hasil analisis menunjukkan bahwa Telegram memiliki keunggulan dalam hal kecepatan dan fleksibilitas integrasi IoT, sementara WhatsApp lebih unggul dalam aspek kemudahan penggunaan dan dukungan pengguna. Penelitian ini memberikan panduan bagi pengembang sistem dalam memilih platform yang paling sesuai untuk aplikasi pemantauan IoT. Untuk nilai rata-rata pengujian dari platform whatsapp dan telegram pada parameter delay adalah 213, 21 ms. dan 182,78 ms. menurut standard TIPHON Menduduki tingkatan indeks ketiga (Bagus). Sedangkan, untuk nilai rata-rata pengujian dari platform whatsapp dan telegram pada parameter throughput adalah 59,66 kbit/s dan 89,56 kbit/s. menurut standard TIPHON menduduki tingkatan indeks pertama (Buruk). Dalam Pengiriman data menggunakan software wireshark.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
M. D. Fadhilah, I. H. Santoso, and S. Astuti, Rancang Bangun Alat Penyiraman Otomatis Berbasis Internet Of Things Dengan Notifikasi Whatsapp ( Design An Internet Of Things-Based Automatic Watering Tool With Whatsapp Notifications ), vol. 8, no. 6, pp. 11816–11828, 2021.
F. T. Komputer, U. Telkom, J. Telekomunikasi, D. Kolot, U. H. Sanusi, and J. Garut, Penyiraman Tanaman Dan Pemantauan Kadar Air Dalam Tanah Berbasis, pp. 45–51.
F. Nazif et al., Pemantauan Dan Notifikasi Kondisi Tanah Pada Tanaman Menggunakan Platform IoT, vol. 10, no. 5, pp. 3991–4001, 2023.
N. Effendi, W. Ramadhani, and F. Farida, Perancangan Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembapan Tanah Berbasis IoT, J. CoSciTech (Computer Sci. Inf. Technol., vol. 3, no. 2, pp. 91–98, 2022, doi: 10.37859/coscitech.v3i2.3923..
A. Galih Mardika and R. Kartadie, Mengatur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Yl-69 Berbasis Arduino Pada Media Tanam Pohon Gaharu, JOEICT (Jurnal Educ. Inf. Commun. Technol., vol. 03, no. 02, pp. 130–140, 2019.
F. Puspasari, T. P. Satya, U. Y. Oktiawati, I. Fahrurrozi, and H. Prisyanti, Analisis Akurasi Sistem sensor DHT22 berbasis Arduino terhadap Thermohygrometer Standar,J. Fis. dan Apl., vol. 16, no. 1, p. 40, 2020, doi: 10.12962/j24604682.v16i1.5776
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/tektro.v9i2.8280
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.licenseURL##: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/



