STRATEGI PENGENDALIAN UNTUK MEMINIMALISASI DAMPAK KOROSI
Sari
ABSTRAK
Korosi merupakan proses pengrusakan bahan akibat interaksi dengan lingkungannya yang terjadi secara alamiah dan tidak dapat dicegah namun dapat dikendalikan. Korosi menimbulkan kerugian secara ekonomi dan sosial baik langsung maupun tidak langsung dalam berbagai sektor. Besarnya kerugian akibat korosi mencapai 3 sampai 4 % dari GNP. Pengendalian korosi merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak korosi. Strategi pengendalian korosi dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan non teknis dan teknis. Pendekatan non teknis lebih ditekankan pada perubahan pandangan, pemahaman, pola pikir, aturan-aturan di dalam masyarakat terhadap korosi dan pengendaliannya. Sedangkan pendekatan teknis lebih diutamakan untuk mengembangkan metodologi untuk memprediksi korosi, perbaikan praktek disain dalam manajemen korosi, dan pengembangan teknologi pengendalian korosi.
Kata Kunci: Pengendalian Korosi, Dampak Korosi, Non-Teknis, Teknis.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
ASM Handbook International Committee, Corrosion, vol. 13, ASM International, 1987
Fontana, M.G., Corrosion Engineering, 3rd ed., McGraw Hill Book, 1987.
Jones, D.A., Principles and Prevention of Corrosion, McMillanPublishing Company, 1992.
Parker, M.E., Pipeline Corrosion and Cathodic Protection, 3rd edition Gulf Professional Publishing, 1999.
Roberge, P.R., Handbook of Corrosion Engineering, Mc GrawHill, 2000
Sheir, L.L., Corrosion Vol, 2, 3rd edition, Butterworth-Heinemann, 2000
Trethewey, K.R., Korosi untuk Mahasiswa Sains dan Rekayasawan, Gramedia
DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jstr.v22i02.6425
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
© 2016 All rights reserved |Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi p-ISSN: 1693-248X , e-ISSN: 2549-1202.



.png)



