MINYAK NILAM : ARTIKEL REVIEW

Teuku Rihayat, Alfian Putra, E Elwina

Sari


ABSTRAK

Minyak nilam komersial diperoleh dengan penyulingan uap daun kering tanaman herba, Pogostemon cablin Benth., milik keluarga Labiatae. Tanaman ini dikenal juga dengan nama P.patchouli Pellet.var. suavis Kait. F. Tanaman ini tumbuh liar di beberapa belahan dunia, namun praktik yang biasa dilakukan adalah membudidayakannya untuk tujuan penyulingan. Tanaman ini dibudidayakan secara luas di Indonesia, Malaysia, Cina dan Brazil untuk diambil minyaknya. Aroma nilam telah dikenal di dunia Timur selama berabad-abad. Pada suatu waktu, memberikan aroma melalui daun kering merupakan hal yang biasa dilakukan. Meskipun hal ini masih berlaku di satu atau dua daerah penghasil nilam untuk aplikasi tertentu, namun di luar negara produksinya, minyak atsiri sulingan uap merupakan media universal. Minyak nilam memiliki profil bau yang sangat kaya yang ditandai dengan hangat, manis, herba, pedas, berkayu, dan balsamic. Harganya relatif murah untuk produk alami dan biasanya tersedia dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, minyak nilam sangat banyak digunakan dalam berbagai jenis parfum. Konstituen utama penyumbang bau adalah sekelompok alkohol polisiklik. Yang paling terkenal adalah alkohol nilam, norpatchoulenol, dan nortetrapatchoulol.

Kata kunci : minyak nilam, alkohol nilam, norpatchoulenol, dan nortetrapatchoulo


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Benjamin B, 1980, Indonesian Oil of Patchouli, Perfumer & Flavorist, vol.5.

Buchi G, Erickson R.E. and Wakabashi N., 1961, Patchouli Alcohol and Absolute Configuration of Cedrene, J.Am.Chem.Soc., 83:927.

Buchi G., 1962, Syntheis of Patchouli Alco hol., J.Am.Chem.Soc., 84:3205.

Buchi G.,.Goldman I.N. and Mayo D.M., 1966, Structure of two alkaloid from patchouli oil, J.Am.Chem.Soc.,88:3109.

Guenther E., 1958, The Essential Oils, vol.2, D. Van Nostrand Company Inc., 287- 288.

Guenther E., 1958, The Essential Oils, vol.3, D. Van Nostrand Company Inc., 552- 574.

Santoso B.H., 1990, Bertanam Nilam, Bahan Industri Wewangian, Kanisius, Yogyakarta.

Kataren s., 1987, Minyak Atsiri, Jilid I, UI- Press, Jakarta.

Kirk-Othmer, 1996, Encylopedia of Chemical Technology, vol.17, John Wiley & Son, Inc. USA.

Kirk-Othmer, 1996, Encylopedia of Chemical Technology, vol.18, John Wiley & Son, Inc. USA.

Lawrence M.B., R.J, 1990, Progress in Essential Oils, Perfumer & Flavorist. Vol.15.

Panjaitan L., 1993, Kajian Tahanan Gesekan Tumbukan Nilam Terhadap Aliran Udara serta Profil Suhu Tumpukan pada Penyulingan dengan Metode Air dan Uap, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Teknologi Bogor, Bogor

Sugimura Y. , Ichikawa Y. , and Otsuji K. 1990, Cultivarietal Comparison of Patchouli Plants in Relation to Essential Oil Production and Quality. Flavor and Fragrance Journal, vol.5, 109-114.

Teissire et al., Maupetit P. , and Corbier B., 1974. A Contribution to Our Knowledge about the Essential Oil of Patchouli. Recherches. 19:8

Teissire et al., 1980, Nor- dehydropatchoulol (Patent no. 4.229.323)

Subandriyo T., 1987, Pengujian Sifat Fisiko-Kimia Minyak Nilam Hasil Penyulingan Daun Nilam (Pogostemon Cablin Benth) yang di Peram (Fermentasi), Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Syaifuddin, 1993, Pengaruh Jenis Wadah dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Minyak Nilam, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sudaryani T., Sugiharti E., 1999, Budidaya dan Penyulingan Nilam ( edisi revisi), Penebar Swadaya, Jakarta.

Tsubaki N., Nishimura K., and Hirose Y. , 1967, Hydrocarbon in Patchouli Oil, Bull. Chem. Soc. Jpn. , Vol. 40. 597-600.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jstr.v22i02.6363

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2016 All rights reserved |Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi p-ISSN: 1693-248X , e-ISSN: 2549-1202.