PEMETAAN TINGKAT KEBISINGAN AKIBAT JALUR TRANSPORTASI DI KELURAHAN PONDOK CINA

Monicha Sari Putri Utami, Dyah Nurwidyaningrum

Abstract


Kelurahan Pondok Cina berdekatan dengan jalur transportasi sehingga suara mesin kendaraan, klakson, serta gesekan roda kendaraan dapat menimbulkan suara bising yang mengganggu. Berdasarkan hasil observasi awal, kebisingan yang terjadi mengganggu warga sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kebisingan jalur transportasi yaitu jalan Margonda Raya dan jalur kereta api pada kawasan pemukiman di lokasi yang ditinjau yang berada di Kelurahan Pondok Cina. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode survei. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan PerMenKes nomor 718 tahun 1987 dan KepMenLH nomor 48 tahun 1996. Sedangkan alat penelitiannya menggunakan SLM, tripod, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar wilayah yang ditinjau terdampak kebisingan melebihi nilai baku mutu kebisingan, yaitu tergolong pada zona hijau dengan range 55,1 – 60 dBA dan zona kuning dengan range 60,1 – 65 dBA. Hasil kuesioner menunjukkan 53% responden merasa sangat bising, 41% responden sering mengalami gangguan susah tidur, dan 68% responden menginginkan pindah tempat tinggal ke lokasi yang lebih tenang.Kelurahan Pondok Cina berdekatan dengan jalur transportasi sehingga suara mesin kendaraan, klakson, serta gesekan roda kendaraan dapat menimbulkan suara bising yang mengganggu. Berdasarkan hasil observasi awal, kebisingan yang terjadi mengganggu warga sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kebisingan jalur transportasi yaitu jalan Margonda Raya dan jalur kereta api pada kawasan pemukiman di lokasi yang ditinjau yang berada di Kelurahan Pondok Cina. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode survei. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan PerMenKes nomor 718 tahun 1987 dan KepMenLH nomor 48 tahun 1996. Sedangkan alat penelitiannya menggunakan SLM, tripod, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar wilayah yang ditinjau terdampak kebisingan melebihi nilai baku mutu kebisingan, yaitu tergolong pada zona hijau dengan range 55,1 – 60 dBA dan zona kuning dengan range 60,1 – 65 dBA. Hasil kuesioner menunjukkan 53% responden merasa sangat bising, 41% responden sering mengalami gangguan susah tidur, dan 68% responden menginginkan pindah tempat tinggal ke lokasi yang lebih tenang.

Keywords


Jalur transportasi; Kebisingan; Kenyamanan; Noise Mapping

References


Arian M, 2011, Pengaruh Volume Kendaraan Terhadap Kebisingan Menggunakan Perangkat Lunak Arcview Dikelurahan Pondok Cina, Depok, Akibat Kegiatan Transportasi Di Jalan Margonda Raya

Barrientos C, Lendrum C, Steenland K, 2004, Occupation Noise, Geneva.

Cohen, dkk, 2007, Research Methods in Education (6th ed), Routllege Falmer, London.

Dokumentasi Google Maps, (https://www.google.co.id/maps/place/Marketing+Gallery+Apartemen+Mahata+Margonda, diakses 4 September 2020).

Gunarwan, 1992, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, Yogyakarta: Gadjah Mada Press, Yogyakarta.

Hasanah U, As ZA, Maharso, 2016, Tingkat Kebisingan Di Kawasan Permukiman Sekitar PLTD Muara Teweh.

Irawan dan Sunandi, 2012, IPA Fisika Billingual, Yrama Widya, Bandung.

ISO 9613-2, 1996 Acoustics-Attenuation of Sound During Propagation Outdoors- Part 2: General Method of Calculation.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1987, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 718/Menkes/Per/XI/1987 tentang Kebisingan yang Berhubungan dengan Kesehatan, Jakarta.

Kementrian Negara Lingkungan Hidup, 1996, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor KEP48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan, Jakarta.

Malhotra, dkk, 2012, Marketing Research: An Applied Approach 3rd European Edition.

Mediastika CE, 2005, Akustika Bangunan, Prinsip-Prinsip dan Penerapannya di Indonesia, Erlangga.

Mokhtar M, Kamaruddin S, Khan ZA, Mallick Z, 2007, A Study The Effect Of Noise On Industrial Workers in Malaysia.

Nurwidyaningrum D, dan Putri AS, 2020, Dampak Kebisingan Proyek pada Permukiman, deepublish, Depok.

Pramesti NY, Damayanti RW, 2017, Analisis Kebisingan Ruang Weaving Unit Weaving B di PT.Delta Merlin Dunia Textile IV.

Putra IS, Rombang JA, Nurmawan W, Oktober 2018, Analisis Kemampuan Vegetasi Dalam Meredam Kebisingan vol. 24 no. 3.

Putri AS, 2019, Pengaruh Kebisingan Proyek Konstruksi Southgate Phase-2 Pada Perumahan Tanjung Mas, Tanjung Barat.

Sasongko, Dwi, Hadiyanto A, Sudarto, Hadi, Asmorohadi N, Subagyo A, 2000, Kebisingan Lingkungan, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Septiana S, Erwin, Derfianto, Februari 2015, Analisa Pengaruh Keberadaan Bangunan Terhadap Tingkat Kebisingan di Sepanjang Jalan Raya PekanbaruBangkinang, vol. 2 no. 1.

SNI 7231-2009, 2009, Metode Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Suma’mur, 2014, Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja, CV Sagung Seto, Jakarta.

Walikota Depok, 2015, Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 1 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Depok Tahun 2012-2023, Depok.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v13i1.2152

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Monicha Sari Putri Utami, Dyah Nurwidyaningrum

Creative Commons License

Portal: Jurnal Teknik Sipil is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License 

©2018 All rights reserved | ISSN 2085-7454 (print) | 2622-576X (online)