Pengaruh iradiasi dan temperatur terhadap efisiensi daya keluaran pada pemodelan photovoltaic Canadian solar 270 Wp

Mochammad Iedvan Maulana, Viktor Naubnome, Jojo Sumarjo

Abstract


Matahari sebagai sumber energi yang tidak terbatas sangat menguntungkan terhadap Indonesia dengan letak astronomis yang berada digaris khatulistiwa dan beriklim tropis. Dengan memiliki iklim tropis (musim hujan dan kemarau) mengakibatkan penyinaran energi radiasi lebih kurang 12 jam menjadikan Indonesia cukup untuk memanfaatkan PLTS sebagai sumber energi pengganti. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini salah satunya adalah dengan teknologi yang disebut Panel Surya atau Photovoltaic. Berbeda dengan Negara 4 musim, Indonesia memiliki nilai temperatur lingkungan rata-rata lebih tinggi dan Iradiasi yang berubah-ubah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memodelkan dan menganalisa lebih lanjut hubungan antara pengaruh Iradiasi dan temperatur terhadap efisiensi dan daya keluaran serta daya optimum rata-rata yang dapat dihasilkan panel surya sehingga penempatan photovoltaic dapat dimanfaatkan sesuai dengan kondisi Iradiasi dan temperatur disekitarnya. Berdasarkan hasil simulasi pemodelan menunjukan Daya keluaran maksimum yang dihasilkan Photovoltaic Canadian Solar CS6K-270 Wp berbanding lurus secara signifikan dengan iradiasi matahari, Pada saat iradiasi tertinggi sebesar 876,11 W/m², daya keluaran yang dihasilkan pun tinggi sebesar 214,35 Watt, namun perubahan temperature terhadap daya keluaran selama 7 hari cenderung fluktuatif. Pada saat temperature tinggi sebesar 32,7°C daya keluaran yang dihasilkan kurang maksimal yaitu sebesar  202,21 Watt. Sedangkan Nilai Efisiensi Photovoltaic Canadian Solar CS6K-270 Wp berbanding terbalik dengan iradiasi. Pada saat Iradiasi tertinggi dan bersifat fluktuatif mengakibatkan penurunan Nilai Efisiensi yang signifikan bernilai 16,11% - 16,09 %, sedangkan pengaruh temperatur yang signifikan mengakibatkan Nilai Efisiensi menurun namun tidak terlalu drastis

Keywords


Daya keluaran, efisiensi, iradiasi, photovoltaic, temperatur.

Full Text:

PDF

References


Kementrian ESDM RI. “Matahari untuk PLTS Indonesia”ESDM : media center, Juni. 19,2012 [Feb. 27, 2021].

D. Tan and A.K. Seng. Handbook for Solar Photovoltaic System. Singapore: Enegy Market Authority, 2014.

Y. Subekti. S. Gede and H. Retno. “Jurnal Penelitian LPPM.” Pengaruh Perubahan Intensitas Matahari terhadap Daya Keluaran

Panel Surya, vol. 01, pp. 193-202, Nov. 2015.

R.Y. Dela. “Investigasi titik Daya Maksimum Photovoltaic dengan peningkatan daya guna cahaya matahari sebagai sumber cahaya

pengganti matahari.” S.T. Tugas Akhir, Universitas Andalas, Indonesia, 2017.

Powersimtech. PSIM User Guide: Powersim Inc, 2018, pp. 1-5.

R.H. Alaudin. “Efisiensi Output Panel Surya terhadap Perubahan Temperatur menggunakan Simulasi Cahaya Lampu sebagai sumber cahaya pengganti Matahari.” S.T. Tugas Akhir, Universitas

Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia, 2019.

Canadian Solar Datasheet. Canada: Canadian Solar Inc, 2017.

Darno.S. Yohannes and M. Taufikurrahman. “Studi Perencanaan Praktikum Pembangkit Listrik Tenaga Surya.”, Universitas Tanjungpura, Indonesia, 2019.

U. Mukhamad. “Analisis Intensitas Cahaya Terhadap Energi Listrik yang dihasilkan Panel Surya”. Jurnal POLEKTRO, vol. 09, 2020.

T. Putri and W. Mahendra. “Pengaruh Efek Suhu pada Kinerja Panel Surya.” Jurnal Teknik Elektro, vol. 09, pp. 871-876, 2020.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jpl.v19i2.2286

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

  

    

    

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

Mailing Address:

Politeknik Negeri Lhokseumawe

Jl. Banda Aceh-Medan
Km. 280,3, Buketrata, Mesjid Punteut, Blang Mangat,
Kota Lhokseumawe, 24301

Propinsi Aceh,
Indonesia