PELATIHAN MEMBACA UNTUK PENGENTASAN BUTA AKSARA DI WILAYAH KOTA LANGSA

Joko Hariadi, Allif Syahputra Bania, Muhammad Taufik Hidayat

Abstrak


Pemberantasan buta aksara merupakan salah satu program pendidikan non formal yang menjadi upaya pemerintah untuk mengentaskan masyarakat dari kebodohan dan kemiskinan. Buta aksara adalah ketidakmampuan seseorang untuk membaca dan menulis. Hal ini menjadi masalah yang dihadapi oleh masyarakat Kota Langsa. Adapun beberapa faktor penyebab buta aksara dapat diidentifikasi dari kemiskinan penduduk, putus sekolah dasar (SD), dan kondisi lingkungan sosial masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimanakah metode/teknik pelatihan membaca yang efektif untukpengentasan buta aksara di wilayah kota langsa. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Langsa yang mengalami buta aksara. Potensi yang dimiliki adalah memberikan pengetahuan kepada warga yang mengalami buta aksara tentang pentingnya pendidikan. Kemudian, mengurangi jumlah warga yang mengalami buta aksara di wilayah Kota Langsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah, tanya-jawab, dan latihan mandiri. Kegiatan ini diawali dengan pelatihan teknik/metode membaca untuk mengaplikasikan materi pelatihan yang telah diberikan. Setiap peserta yang mengalami buta aksara mempraktikkan cara membaca. Metode ini digunakan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat buta aksara agar memperoleh pelajaran pendidikan secara bermutu sehingga menjadi insan yang produktif dan meningkat kesejahteraannya. Hasil penelitian ini ditemukan informasi tentang pemahaman masyarakat Kota Langsa terhadap teknik, cara, dan metode-metode yang bermanfaat dalam membaca. Teknik, cara, dan metode- metode yang bermanfaat dalam membaca yang diberikan oleh masyarakat Kota Langsa memperlihatkan hal tersebut. Semua kegiatan yang direncanakan telah berhasil dilaksanakan dan mendapat dukungan yang sangat baik dari semua pihak.
Kata kunci: pelatihan, pengentasan buta aksara, membaca, Kota Langsa


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Langsa. 2015. Persentase Penduduk Buta Huruf menurut Kelompok Umur, 2011-2016. https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1056

Harjasujana, A.S. dan Damaianti, V.S. 2003. Membaca dalam Teori dan Praktik. Bandung: Mutiara.

Hasbullah. 2005. Pendidikan Seumur Hidup dalam Berbagai Perspektif Jakarta: Raja Grasindo.

Hayon, Josep. 2007. Membaca dan Menulis Wacana.Jakarta: Grasindo.

Ine. 2009. 64 persen perempuan buta huruf.(Online).http://edukasi.kompas.com/read/2009/04/28/08551648/64.persen.perempuan.buta.huruf.

Pusat Bahasa. 2002. Kamus Besar bahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Rahim, Farida. 2008. Pengajaran Membaca. Jakarta: Bumi Aksara.

Salahuddin Wahid. 2015. Aceh diharapkan bebas buta aksara. (Online). http://aceh.antaranews.com/berita/27491/aceh- diharapkan-bebas-buta aksara-2017.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D. Bandung: Alfabeta.

Wikipedia. 2016. Buta Aksara Fungsional. (Online).https://id.wikipedia.org/wiki/Buta_aksara_fun gsional.

Zubaidi, Muhammad. 2015. Partisipasi Anggota Kelompok Pengajian pada Kegaiatan Belajar Keaksaraan Fungsional di Kabupaten Pamekasan. Univeristas Gorontalo.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.