PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN SOFTWARE AUTOGRAPH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA

Hayatun Nufus, Iryana Muhammad

Abstrak


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa, agar tujuan ini tercapai maka sangat baik apabila menerapkan model Creative Problem Solving (CPS) ini dengan berbantuan software Autograph, terutama pada pelajaran yang mengggunakan metode grafik. Pembelajaran dengan model CPS berbasis teknologi dapat mengetahui ketuntasan belajar, keaktifan dan ketrampilan proses analisa serta pengaruh kemampuan koneksi matematika. Penelitiannya di SMP IT Al-markazul Islami dan MTsS Misbahul Ulum dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive (purposive sampling). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tiga tahapan. Hasil penelitian terlihat bahwa untuk faktor pendekatan diperoleh Fhitung = 18,854 lebih besar daripada Fkritis = 3,919 pada tahap keberartian α = 0,05 dengan derajat kebebasan 1 x 122 (0,95F1,122). Dengan kata lain, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematika antara siswa yang diberi model pembelajaran CPS berbantuan autograph dibandingkan dengan siswa yang diberi model pembelajaran biasa (konvensional).

Kata Kunci: Kemampuan koneksi matematika, Creative Problem Solving (CPS), Software Autograph.

 Abstract: This study attempts to improve the ability of connection mathematics students , to help achieve the country is reached then be very good if apply model creative the problem solving (CPS) with  autograph software especially in the lessons that mengggunakan a method of a graph .Hands on learning cps models such as linking banks technology based can understand my insight into ketuntasan looking for a good place , their activities and their skills a secret the process of analysis support for new as well as the influence the ability of connection mathematics. the research at junior secondary schools it was used for pursuing al-markazul islamic attires and mtss misbahul ulum by applying a technique the sample collection m e is conducted in purposive (purposive sampling). Design used in this research consist of three steps .The results of the study it can be seen that to the factors of approach obtained F hitung = 18,854 greater than F kritis = 3,919 at the α = 0,05  with degree of freedom 1 x 122 ( 0,95F1,122 ) . In other words, there is a difference increased capacity connection mathematics between students who were given learning model Creative Problem Solving (CPS) with software autograph compared with students who were given learning model ordinary.

Keywords: connection mathematics students, creative the problem solving (CPS), autograph software.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur penelitian Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan Nasional, 2002. Standard Kompetensi Mata Pelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Suherman, E. 2009. Evaluasi Proses dan Hasil Belajar Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka.

Subekti, T. 2011. Analisis Data dengan SPSS: Uji Normalitas (Online), (http://trisnosubekti.com/analisis-data-dengan-spss/ diakses 09 Agustus 2018).

Subekti, T. 2011. Analisis Data dengan SPSS: Uji Homogenitas (Online), (http://trisnosubekti.com/analisis-data-dengan-spss-uji-homogenitas/ diakses 30 April 2018).

National Council of Teachers of Mathematics (NCTM). 1991. Professional Standard for Teaching Mathematics. Reston. VA: NCTM.

Sudjana. 2000. Metoda Statiska, Bandung: Taristo.

Sudjana, Nana. 2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: Remaja Rosda Karya.

Ruseffendi, E.T. 1993. Statistika Dasar untuk Penelitian Pendidikan. Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Tinggi.

Ruseffendi, E.T. 2005. Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Kadir. 2010. Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Potensi Pesisir sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik, Koneksii Matematik, dan Keterampilan Sosial Siswa SMP.

Sumarmo, U. 2010. Kemandirian Belajar : Apa, Mengapa dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. Makalah disajikan pada seminar Pendidikan Matematika di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Yogyakarta: tidak diterbitkan.

Cahyo. (2008), Penerapan model Creative Problem Solving Berbasis Teknologi, ditemukan bahwa terdapat hubungan pisitif yang signifikan antara kemampuan pemahaman dan berpikir kritis. Tesis. Medan: UNIMED.

Fakhruddin.2010.Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Komunikasi Matematika Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Kooperatif. Tesis. Medan: UNIMED.

Iqbal, 2013. Peningkatan pemahaman konsep dan koneksi matematik menggunakan pembelajaran kontekstual pada siswa madrasah tsanawiyah. Tesis. Medan: UNIMED.

Manurung, Sri L. 2010. Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penerapan Model Creative Problem Solving (CPS) Dengan Menggunakan Software Autograph. Tesis. Medan: UNIMED.

Manurung, R.B 2009. Meningkatkan Kemampuan Penalaran Formal dalam Pembelajaran Matematika SMP dengan Pendekatan Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Tesis tidak diterbitkan. Medan: Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Medan.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhkseumawe



Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.