Pengembangan Modul Geometri Analitik Bidang Berbantuan Wingeom Software untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa

Mutia Fonna, M Mursalin

Abstrak


Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan salah satu dari tujuan pembelajaran matematika yaitu kemampuan representasi matematis melalui pengembangan modul berbatuan wingeom software pada mata kuliah Geometri Analitik Bidang. Penyelesaian permasalahan disajikan dalam bentuk pemograman yang hasil rancangan pemograman disusun dalam bentuk modul. Modul geometri analitik bidang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran guna menunjang terlaksananya proses belajar mengajar, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Adapun tahapan penelitiannya yaitu: (1) Prelimininary research (penelitian awal); (2) Prototyping phase (tahap pengembangan), (3) Assesment phase (tahap penilaian). Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa semester II Prodi Pendidikan Matematika Universitas Malikussaleh. Sampel dalam penelitian ini adalah satu kelompok mahasiswa unit A2 semester II. Penelitian dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2017/2018. Instrumen yang digunakan berupa tes soal kemampuan representasi matematis mahasiswa dan non-tes berupa: (1) skala sikap (angket respon) mahasiswa, (2) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, (3) lembar validasi modul. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk mendeskripsikan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan termasuk kategori valid, praktis dan efektif.

Kata kunci -  Pengembangan Modul, Wingeom Software, Geometri Analitik Bidang

Abstract - This study aims to improve one of the objectives of mathematics learning, namely the ability of mathematical representation through the development of a Wingeom software-based module in the Field Analytical Geometry course. Problem-solving is presented in the form of programming which the results of the programming design are arranged in the form of modules. The field analytic geometry module is expected to be used as a learning medium to support the implementation of the teaching and learning process, which is expected to improve students' mathematical representation abilities. The research method used in this research is research and development methods. The research stages are (1) Preliminary research (initial research); (2) The Prototyping phase (development stage), (3) Assessment phase. The study population was all semester students of the Department of Mathematics Education at Universitas Malikussaleh. The sample in this study is a group of students of A2 semester II units. The research was carried out in the 2017/2018 Academic Year. The instrument used in the form of a test of the ability of students' mathematical representation and non-test in the form of (1) attitude scale (response questionnaire) students, (2) learning implementation observation sheet, (3) module validation sheet. The data analysis technique used was descriptive qualitative and quantitative descriptive analysis which was used to describe the data that had been collected. The results of the study show that the modules developed are categorized as valid, practical and effective.

Keywords - Module Development, Wingeom Software, Field Analytical Geometry


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amri (2009). Peningkatan Kemampuan Representasi Matematik Siswa SMP melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif-Deduktif. Tesis SPs UPI: tidak Diterbitkan.

Cai, J., Lane,S., dan Jacabcsin, S.M. (1996). Assessing Student’s Mathematical Communication. Journal School Science and Mathematics. 96 (5), 238-246.

Committee on the Undergraduate Program in Mathematics (CUPM, 2004). Undergraduate Programs and Courses in the Mathematical Science: CUPM Curriculum Guide 2004. USA: The Mathematical Association of America.

Depdiknas (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.

Dewanto, S.P. (2007). Upaya Meningkatkan Kemampuan Multipel Representasi Matematik Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah.Disertasi. SPs UPI. Bandung: tidak diterbitkan.

Dewi, S. (2016). Pengembangan Modul Matematika Diskritberbasis Information and Communication Technology (ICT). Tesis SPs UNSYIAH. Banda Aceh: tidak diterbitkan.

Fonna, M(2013).Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CooperativeIntegratedReading and Compositionuntuk Meningkatkan Kemampuan Representasidan PemecahanMasalahMatematis Siswa. Tesis SPs UPI. Bandung: tidak diterbitkan.

Goldin, A. (2002). Representation in Mathematical Learning and Problem Solving. Dalam English, L. D (Ed) Handbook of International Research in Mathematics Education (pp: 197-218). Mahwah, New Jersey: Lawrence Erlbaum Associated, Inc.,

Jones, B.F. dan Knuth, R.A. (1991). What does Research Say about Mathematics? [Online].Tersedia:http://www.ncrl.org/sdrs/stwesys/2math.html.[11 April 2017]

Mursalin (2014). Pengembangan Buku Siswa Materi Aritmetika Sosial Berbasis Pembelajaran Model Treffinger untuk Mendukung Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Negeri 19 Malang. Tesis: PPs UM. Malang: tidak diterbitkan.

NCTM (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.

. (2008).The Role of Technology in Teaching and Learning of Mathematics.

Plomp, T. 2010. Educational Desain Research: An Introduction to Educational Desain Research. Dalam Plomp, T, and Nienke N. (Eds). An Introductional to Educational Desain Research. Enschede: Nedherlands Institute for Curriculum Development.

Purnomo, Djoko. (2011). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas Berpikir. Makalah Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Semarang.

Risnawati (2012). Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif-deduktif berbantuan Program Cabri Geometry terhadap Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tesis. SPs UPI. Bandung: tidak diterbitkan.

Rudhito, M. A. (2008). Geometri dengan Wingeom (Panduan dan ide belajar geometri dengan komputer).Yogyakarta. FKIP Universitas Sanata Dharma.

Sugiyono (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suherman, E. (2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Bandung: JICA UPI.

Undang-undang R.I. No. 14 (2005), Tentang Guru dan Dosen 2005.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhkseumawe



Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.