Rekonstruksi Politik Hukum Tata Ruang Kota Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal

T. Nazaruddin, Manfarisyah Manfarisyah

Abstrak


Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi rekonstruksi politik hukum tata ruang kota berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Pembuat kebijakan mengadopsi aturan hukum yang ditujukan untuk mempengaruhi kegiatan dari pemangku kepentingan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Proses perencanaan, penggunaan sesuai dengan pengendalian perencanaan penataan. Kota berkelanjutan berbasis pada E Sapta, terdiri dari; pertama, aspek lingkungan atau ekologi. Kedua, aspek tenaga kerja atau ekonomi. Ketiga, aspek peranserta. Keempat, persamaan kedudukan berarti persamaan hak, keadilan. Kelima, aspek konservasi energi. Keenam, aspek etika dalam membangun bangunan atau ketujuh etika, estetika atau aspek keindahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan tata ruang kota berkelanjutan perlu direkonstruksi dengan mempertimbangkan nilai-nilai, norma-norma, keyakinan dan sistem pengetahuan masyarakat lokal.


Kata kunci— Rekonstruksi, Politik Hukum, Tata Ruang Kota Berkelanjutan, Kearifan Lokal.

Abstract— This research aims to elaborate reconstruction of legal policy of sustainable city spatial based local wisdom. Policy makers adopt legal rules that were made to influence the activities of stakeholders. In Planning process, utilization as well as spatial planning control. Sustainable city is based on Sapta E, which include: First, aspects of the environment or ecology; Second, aspects of the labour or the economy; Third, aspects of engagement or participation; Fourth, with regard to equity means equal rights, equality, or justice; Fifth, aspects of energy conservation; Sixth, the ethical aspects development building; and Seventh, ethics, aesthetics or beauty aspects. It results revealed that the sustainable city spatial planning needs to be reconstructed by considering the values, norms, beliefs and knowledge systems of local communities.


Keywords— Reconstruction, Legal Policy, Sustainable City Spatial, Local Wisdom


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Budihardjo, Eko, et.al. 2009. Kota Berkelanjutan (Sustainable City). Bandung: Alumni.

Bruggink. 1996. Refleksi Tentang Hukum, alih bahasa Arief Sidharta, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Faisal, Sanafiah.1990. Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar dan Aplikasi. Malang: Yayasan Asah Asih Asuh.

Heryanto, Bambang. 2011. Roh dan Citra Kota, Peran Perancangan Kota Sebagai Kebijakan Publik, Surabaya: Brilian Internasional.

Hasni. 2008. Hukum Penataan Ruang dan Penatagunaan Tanah Dalam Konteks UUPA – UUPR – UUPLH. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Hadi, Partoso. 2001. “Karakteristik Penggunaan Tanah Kota Solo,” dalam Raldi Hendro Kostoer et.al. (Eds.). Dimensi Keruangan Kota, Teori dan Kasus. Jakarta: UI Press.

Hardjasoemantri, Koesnadi. 1999. Hukum Tata Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hartono, C.F.G. Sunaryati. 1991. Politik Hukum Menuju Satu Sistem Hukum Nasional. Bandung: Alumni.

Huijbers, Theo. 1984. Filsafat Hukum dalam Lintasan Sejarah. Yogyakarta: Yayasan Kanisius.

Inoguchi, Takashi (Eds.). 2003. Kota dan Lingkungan. Pendekatan Baru Masyarakat Berwawasan Ekologi. Jakarta: LP3ES.

Koeswahyono, Imam. 2012. Hukum Penatagunaan Tanah dan Penataan Ruang di Indonesia, (Problematika antara Teks dan Konteks). Malang: UB Press.

Kodoatie, Robert J., et.al. 2010. Tata Ruang Air. Pengelolaan Bencana, Pengelolaan Infrastruktur, Penataan Ruang Wilayah, Pengelolaan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Manan, Bagir. 2001. Menyongsong Fajar Otonomi Daerah. Yogyakarta: FH UII.

MD., Mohd. Mahfud. 1998. Politik Hukum di Indonesia. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.

Moleong, Lexy J. 1997. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Miles, Matthew B. & Michael A. Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Mochtar Kusumaatmadja. 1986. Pembinaan Hukum dalam Rangka Pembangunan Nasional. Bandung: Bina Cipta.

Nurjaya, I Nyoman. 2012. “State Law in a Multicultural Country of Indonesia: Toward a Just and Equitable State Law in Legal Anthropology Point of View,” US-China Law Review, Volume 9, Number 1, February 2012, Serial Number 85.

Ridwan, Juniarso. 2008. Hukum Tata Ruang. Bandung: Nuansa.

Rijadi, Prasetijo. 2005. Pembangunan Hukum Penataan Ruang dalam Konteks Kota Berkelanjutan. Surabaya: Airlangga University Press.

Rahardjo, Satjipto. 1985. Beberapa Pemikiran tentang Ancangan antar Disiplin dalam Pembinaan Hukum Nasional. Bandung: Sinar Baru.

Syaukani, Imam dan A. Ahsin Thohari. 2012. Dasar-Dasar Politik Hukum, Cet. Ke-8, Jakarta: Rajawali Press..

Sugandhy, Aca, et.al. 2007. Prinsip Dasar Kebijakan. Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan. Jakarta: Bumi Aksara.

Sunggono, Bambang. 2005. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Syahrin, Alvi. 2003. Pengaturan Hukum dan Kebijakan Pembangunan Perumahan dan Permukiman Berkelanjutan. Medan: Pustaka Bangsa Press.

Silalahi, M. Daud. 2001. Hukum Lingkungan: dalam Sistem Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia. Edisi Revisi. Bandung: Alumni.

Soemartomo, Gatot P. 1996. Hukum Lingkungan Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika

Strauss, A & Corbin, J., 1990. Basic Qualitative Research, Grounded theory Procedures & Techniques. London: Sage Publicatuin.

S. Burger, Alan. 1981. The City: Urban Communities and Their Problem. Amerika Serikat: Iowa.

Wignjosoebroto, Soetandyo. 2002. Hukum, Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya. Jakarta: Elsam dan Huma.

Zahnd, Markus. 1999. Perancangan Kota Secara Terpadu: Teori Perancangan Kota dan Penerapannya. Yogyakarta: Kanisius.

Angga, La Ode. 2015. Pembangunan Hukum yang Mengakomodir Pluralisme di Indonesia, http://www.aifis-digilib.org.pdf., hlm. 61, diunduh tanggal 13 Maret 2015.

Anonimous. 2012. “forum pemangku kepentingan untuk pengembangan perkotaan berkelanjutan,” www.sudforum.penataanruang.net., diakses tanggal 15 November 2012.

Bappenas. 2012. ”Pembangunan Hukum Berbasis Kearifan Lokal,” http://birohukum.bappenas.go.id, diunduh tanggal 10 Maret 2012.

Sukawi, 2013. “Penerapan Kearifan Lokal melalui Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Kota Pasca Bencana;Studi Kasus: Kota Teluk Dalam Nias Selatan” Jurnal Ilmiah Local Wisdom, Volume: II, Nomor: 2, Halaman: 01 - 08, Maret 2010. www.localwisdom.ucoz.com/load/0-0-0-18-20, diakses tanggal 11 Februari 2013.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhkseumawe



Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.