Kualitas Audit Aparat Pengawas Intern Pemerintah dalam Pengawasan Keuangan Daerah Di Kota Lhokseumawe

Said Herry Syafrizal, Nurul Mawaddah, Edy Zulfiar

Abstrak


Abstrak— Produk audit yang berkualitas hanya dapat dihasilkan oleh suatu proses audit yang sudah ditetapkan standarnya Pengukuran kualitas audit atas laporan keuangan, khususnya yang dilakukan oleh aparat pengawas internal pemerintah (APIP) wajib menggunakan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi, kahlian audit, profesionalisme, dan akuntabilitas terhadap  kualitas audit Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kota Lhokseumawe dalam melakukan pengawasan keuangan daerah.   Penelitian ini dilakukan pada aparat Inspektorat Kota lhokseumawe. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 36 responden. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keahlian audit, profesionalisme, dan akuntabilitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit Aparat Pengawas Internal pemerintah (APIP) Kota Lhokseumawe dalam melakukan pengawasan keuangan daerah. Sementara itu independensi auditor tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit Aparat Pengawas Internal pemerintah (APIP) Kota Lhokseumawe dalam melakukan pengawasan keuangan daerah.

Kata kunci— kualitas audit, independensi, keahlian, profesionalisme, akuntabilitas

Abstract— Quality audit products can only be produced by an audit process that has been set by the standards. The measurement of audit quality on financial statements, especially those carried out by government internal supervisory apparatus (APIP) is required to use the State Financial Examination Standards (SPKN). This study aims to determine the effect of independence, audit expertise, professionalism, and accountability on the quality of audits of the Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) of Lhokseumawe City in conducting regional financial supervision. This research was conducted on the Inspectorate of the city of Lhokseumawe. The number of samples used in this study were 36 respondents. Data were analyzed using multiple linear regression analysis. The results showed that audit expertise, professionalism, and accountability had a positive and significant effect on the quality of the audit of the Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) of Lhokseumawe City in conducting regional financial supervision. Meanwhile, auditor independence does not have a significant effect on the quality of audits of the Government Internal Supervisory Apparatus (APIP) of Lhokseumawe City in supervising regional finances.

Keywords— audit quality, independence, expertise, professionalism, accountability. 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cahyat, A. “Sistem Pengawasan terhadap Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten”, Pembahasan Peraturan Perundangan di Bidang Pengawasan. Governance Brief Number 3, 2004.

Mardiasmo, Akuntansi Sektor Publik, Edisi 2, Yogyakarta: Penerbit Andi, 2005.

Pramono, E.S, “Transformasi Peran Internal Auditor dan Pengaruhnya bagi Organisasi”, Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, vol. 3, no. 2, Agustus 2003.

Alim, M.N., T. Hapsari, dan L. Purwanti, “Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi”. Simposium Nasional Akuntansi X. Makassar, 2007.

Sri, L., Hexana, ‘Tinjauan Terhadap Kompetensi dan Independensi Akuntan Publik : Refleksi Atas Skandal Keuangan”, Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi vol.5, no.1, April 2005

Messier, F.W., V.S. Glover, dan F.D. Prawitt, Jasa Audit dan Assurance: Suatu Pendekatan Sistematis. Diterjemahkan oleh Nuri Hinduan. Edisi 4, Jakarta: Penerbit Salemba Empat, 2005..

Republik Indonesia, Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/05/M.PAN/03/2008. Standar Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah. Jakarta, 2008.

Arens, A.A., J.K. Loebbecke, Auditing: An Integrated Approach. Eight Edition. New Jersey: Prentice Hall International Inc, 2000

Republik Indonesia, Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2007. Standar Pemeriksaan Keuangan Negara. Jakarta, 2007.

Saifuddin, “Pengaruh Kompetensi dan Independensi Terhadap Opini Audit Going Concern”, Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro, 2004

Sukriah, I., Akram dan B. A. Inapty. 2009. Pengaruh Pengalaman audit, Independensi, Obyektifitas, Integritas dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan. SNA XII. Palembang.

Wirasuasti, dkk. 2014. Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Motivasi Terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat Dalam Pengawasan Keuangan Daerah (Studi Empiris Pada Inspektorat Pemerintah Kabupaten Bangli Dan Inspektorat Pemerintah Kabupaten Buleleng). E-Journal S1 Ak Universitas Ganesha. Vo.2, No.1

Suhayati, E & Rahayu S.K. (2010). Auditing, Konsep Dasar dan Pedoman Pemriksaan Akuntan Publik. Yogyakarta : raha Ilmu.

Aidil, S., Arfan, M., Basri, H., 2015. Pengaruh Kompetensi, Independensi, Obyektivitas, Kecermatan Profesional Dan Pengalaman Audit Terhadap Kualitas Audit (Studi pada Pemeriksa Inspektorat Kabupaten/Kota di Aceh). Jurnal Magister Akuntansi Pasca Sarjana. Vol. 4 No. 1., Universitas Syiah Kuala

Apriliyani, Ika Berty, R. Anugerah dan P. Nurmayanti. 2013. Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit APIP Pada Inspektorat Provinsi Riau. Pekbis Jurnal, Vol.5, No.3, November: 145-158.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhkseumawe



Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.