Monoasilgliserol Berbasis Crude Palm Oil (CPO) Dengan Menggunakan Metode Co-Solvent

Cut Intan Eka, F. Faridah F. Faridah

Abstrak


Abstrak— Salah satu bahan yang dapat dijadikan emulsifier adalah minyak sawit mentah (Crude Palm Oil), pembuatan emulsifier dalam penelitian ini melalui proses gliserolisis menggunakan etanol sebagai solvent. Katalis yang digunakan dalam reaksi tersebut adalah NaOH (4% dari berat minyak) dengan variabel uji perbandingan rasio minyak dan etanol (1:1, 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5 v/w) dan variasi temperatur reaksi (40C, 50C, 60C, 70C dan 80C). Setelah proses gliserolisis  produk diuapkan pada temperatur 80C untuk memisahkan etanol. Kemudian produk dipisahkan dari gliserol menggunakan corong pisah dan diambil lapisan atas yang terbentuk. Selanjutnya dilakukan analisa penurunan kadar asam lemak bebas (ALB) dengan cara titrasi asam basa dan analisa hydrophilic lipophilic balance (HLB) untuk mengetahui jenis emulsifier yang dihasilkan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar asam lemak bebas didapatkan pada rasio pelarut etanol terhadap minyak 1:5 (v/w), dan temperatur 80C yaitu sebesar 75 %.  Nilai HLB yang dihasilkan juga termasuk dalam range 8-18 yaitu emulsi oil in water (o/w). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa minyak sawit mentah dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan monoasilgliserol dengan menggunakan pelarut etanol.

Kata kunciMinyak sawit mentah, gliserol, etanol, katalis NaOH

 

 

Abstract— One of the ingredients that can be used as emulsifier is crude palm oil (Crude Palm Oil), making of emulsifier in this research through the process of gliserolisis using ethanol as the solvent. The catalyst in this reaction is NaOH (4% of the weight of oil) with variable ratio comparison test oil and ethanol (1:1, 1:2, 1:3, 1:4 and 1:5 v/w) and variation in temperature of the reaction (40°C, 50°C, 60°C, 70°C and 80°C). After gliserolisis process products evaporated at temperatures of 80°C to separate ethanol. Then the product is separated from the glycerol using separating funnel and taken the top layer which is formed. Further done the analysis levels of free fatty acids (ALB) by means of acid base titration analysis of hydrophilic and lipophilic balance (HLB) to find out the type of emulsifier is produced. From the results of research show that a decrease in the levels of free fatty acids in the ratio obtained by ethanol solvent against oil 1:5 (v/w), and the temperature of 80°C i.e. of 75%.  HLB value generated is also included in the range 8-18 i.e. emulsion oil in water (o/w). The results obtained from this research indicate that crude palm oil can be used as raw material for the manufacture of monoasilgliserol using ethanol solvent.

KeywordsCrude palm oil, glycerol, ethanol, catalyst NaOH


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hasanuddin A, Mappiratu & GS Hutomo. 2003. Pola Perubahan Diasilgliserol Dalam Reaksi Etanolisis Minyak Sawit Mentah.

Jurnal Teknologi Pangan. Vol 14 (3), hal :241-247

P Luna dan N Andarwulan. Potensi Produk Monoasilgliserol Sebagai Emulsifier Nabati. Jurnal Teknologi Pascapanen Pertanian. 2013; 9(2): 108-116

A. Priatni. 2012 . Pengaruh Suhu dan Konsentrasi NaOH Pada

Pembuatan Monogliserol Dan Digliserol Dari Minyak Sawit Mentah. Jurnal Riset Teknologi Industri (JRTI). Vol 6(11) hal : 13-20.

E. Melwita, M. A Destia dan P Rahmi.2015. Reaksi Gliserolisis Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) Menggunakan Co-Solvent Etanol Untuk Pembuatan Emulsifier. Jurnal Teknik Kimia. Vol 21(2), hal : 15-23.

Tambun, R. 2006. Teknologi Oleokimia. USU-Press. Medan.

T. Prakoso dan M. M. Sakanti. 2007. Pembuatan Monogliserida. Jurnal Teknik Kimia Indonesia. Vol 6(3) : 689-697

Kimmel. 2004. “Kinetic Investigation Of The Base-Catalyzed Glyserolysis Of Fatty Acid Methyl Ester” Genehmigte Dissertation. Germany : Technischen Universitas Berlin.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhkseumawe



Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.