Pemanfaatan Fly Ash dan Clay dalam Pembuatan Membran Keramik dengan Penambahan PVA Sebagai Perekat untuk Merejeksi TSS pada Air Sungai

Selvie Diana, Lia Zaharani, Zahra Fona

Abstrak


Abstrak - Air sungai dikawasan perkotaan saat ini cukup mengkhawatirkan karena telah banyak tercemar oleh  zat kimia berbahaya sehingga air sungai sudah tidak layak untuk dikonsumsi tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem peralatan filtrasi air sungai menggunakan filter membran keramik berbahan campuran fly ash, clay dan polyvinyl acohol dengan berbagai komposisi  yaitu 58%:38%:4%, 48%:48%:4% dan 38%:58%:4% untuk pemurnian air sungai Geudong. Membran keramik dibuat dengan metode cetak kering dan dibakar pada suhu 700ºC dan waktu penahan selama 4 jam. Pengujian filtrasi dilakukan dengan variasi tekanan 0,25; 0,50; 0,75 dan 1,00 bar. Variabel proses yang digunakan pada penelitian ini adalah tekanan operasi dan komposisi bahan membran keramik yang digunakan. Parameter yang analisis mencakup Fluks membran, TSS dan SEM. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa membran keramik dengan komposisi fly ash:clay:PVA (58%:38%:4%) yang paling optimum merejeksi TSS sebesar 76,45% dengan tekanan operasi 0,25 bar serta fluks tertinggi yang dihasilkan untuk air sungai sebesar 469,72 l/m2.jam pada tekanan 1,00 bar untuk membran keramik M3. Hasil analisa SEM menunjukkan bahwa membran keramik M1 memiliki pori – pori yang sangat halus sehingga sangat berpotensi tinggi dalam penjernihan air sungai menjadi air minum.

Kata kunci - Clay, Filtrasi air, Fly ash, Membran keramik, Polyvinyl alcohol

 

Abstract - River water in urban areas is currently quite worrying because it has been heavily polluted by harmful chemicals so that river water is not suitable for consumption without prior processing. This study aims to design a system of river water filtration equipment using ceramic membrane filters made from a mixture of fly ash, clay and polyvinyl acohol with various compositions, namely 58%: 38%: 4%, 48%: 48%: 4% and 38%: 58% : 4% for % for  the purification of Geudong river water. Ceramic membranes are made using dry printing method and burned at 700ºC and holding time for 4 hours. Filtration testing is carried out with a pressure variation of 0.25; 0.50; 0.75 and 1.00 bars. Process variables used in this study are the operating pressure and composition of the ceramic membrane material used. Parameters for analysis include membrane flux,  TSS and SEM. The results obtained in this study indicate that the ceramic membrane with the composition of fly ash: clay: PVA (58%: 38%: 4%) which has the most optimum TSS reduction is 76.45% with an operating pressure of 0.25 bar and the highest flux produced for river water is 469.72 l / m2. hours at 1.00 bar pressure for M3 ceramic membranes. The results of SEM analysis showed that M1 ceramic membrane has very fine pores so that it has high potential in purifying river water into drinking water.

Keywords -  clay, water filtration, fly ash, ceramic membrane, polyvinyl alcohol


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sari, R.P. 2016. Analisis Kuantitatif Bakteri Escherichia Coli pada Air Minum Isi Ulang di Wilayah Sungai Besar Kota Banjarbaru. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina. Vol.1(1), hal. 26-35.

Suriaman, E dan Apriliasari, W.P. 2017. Uji MPN Coliform dan Identifikasi Fungi Patogen pada Air Kolam Renang di Kota Malang. Jurnal Sains Health. Vol.1(1), hal. 15-22.

Ma’ruf, A., Budiana, B dan Mulyadi, A.H. 2015. Pembuatan dan Kerakterisasi Membran Keramik TiO2 untuk Ultrafiltrasi. Simposium Nasional Teknologi Terapan. Vol. 3, hal. K5-K9.

Kasam., Siswoyo, E dan Agustina R.A. 2009. Penggunaan Membran Keramik untuk Menurukan Bakteri E. Coli dan Total Suspended Solid (TSS) pada Air Permukaan. In Press.

Agmalini, S., Lingga, N.N dan Nasir, S. 2013. Peningkatan Kualitas Air Rawa Menggunakan Membran Keramik Berbahan Tanah Liat dan Abu Terbang Batubara. Jurnal Teknik Kimia. Vol.19(2), hal. 59-68.

Susanto, T dan Nurhayati, C. 2017. Pengolahan Air Permukaan di Banyuasin Menggunakan Membran Keramik Berbahan Batubara dan Nano Clay. Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri. Vol.8(1), hal. 1-12.

Nasir, S., Hartaty, A dan Sulaiman, D. 2013. Pengaruh Koagulan Polyaluminium Chloride dan Sodium alginate Terhadap Kualitas Air Bersih yang Dihasilkan pada Pengolahan Air Sungai dan Air Rawa dengan Filter Keramik. Jurnal Teknik Kimia. Vol.19(4), hal. 7-13.

Apriyanti, E dan Wijayanto, W. 2017.Pengaruh Kerakterisasi Pada Pembuatan Membran Keramik Komposit Abu Vulkanik Untuk PengolahaSSn Air Bersih. Prosiding Seminar Nasional Kimia UNY. Hal. 305-312.

Sandra, K.O., Budi, A.S dan Susilo A.B. 2014. Pengaruh Suhu Sintering Terhadap Densitas dan Porositas pada Membran Keramik Berpori Berbasis Zeolit, Tanah Lempung, Arang Batok Kelapa, dan Polivinylalcohol (PVA). Prosiding Pertemuan Ilmiah XXVIII HFI Jateng & DIY Yogyakarta. Hal. 392-395.

Nurhayati, C dan Susanto, T. 2015. Pemanfaatan Fly Ash Batubara Sebagai Bahan Membran Keramik pada Unit Pengolahan Air Gambut. Jurnal Dinamika Penelitian Industri. Vol.26(2), hal. 95-105.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhkseumawe



Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

© 2017 All rights reserved |Seminar nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe p-ISSN:2598-3954.

.