Penilaian Kondisi Jembatan Untuk Persyaratan Laik Fungsi Dengan Uji Getar

Hinawan Teguh Santoso

Abstract


Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan mengamanatkan bahwa pengoperasian jalan umum dilakukan setelah dinyatakan memenuhi persyaratan laik fungsi secara teknis dan administrasi oleh Penyelenggara Jalan. Tujuan dari pelaksanaan penilaian kelaikan fungsi jalan adalah untuk memastikan bahwa jalan tersebut sesuai dengan standar kelaikan sehingga berkeselamatan bagi semua pengguna jalan. Jembatan sebagai bagian jalan mempunyai peranan cukup penting dalam menjaga ketersambungan antar jaringan jalan.  Akan tetapi, belum adanya parameter yang jelas dalam penilaian kelayakan struktur jembatan sebagai syarat penerimaan uji laik fungsi jalan menjadi suatu kendala. Pengujian jembatan dengan cara uji beban statik membutuhkan usaha yang cukup besar, baik secara biaya, waktu serta resiko terhadap struktur itu sendiri. Metode pengujian lain yang cukup efektif dan handal adalah dengan uji getar, dimana dapat secara langsung menggambarkan respons dan perilaku aktual dari struktur yang kemudian dibandingkan dengan perilaku struktur berdasarkan permodelan. Jembatan Kalikuto terletak pada ruas tol Semarang – Batang, Jawa Tengah merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa dengan bangunan atas berupa steel box arch bridge, memiliki bentang 100 meter dan lebar 32 meter. Sebelum dibuka untuk lalu lintas umum pada Desember 2018, telah dilakukan rangkaian pengujian unruk menilai kelaikan dari jembatan. Hasil uji getar diperoleh nilai frekuensi alami vertikal sebesar 1.251 Hz, dimana nilainya masih di atas nilai frekuensi pemodelan / teoritis sebesar 1.049 Hz, serta rasio redaman jembatan sebesar 2.10% - 3.88%. Hal ini menunjukkan bahwa Jembatan Kalikuto layak secara keberfungsiannya dan handal secara struktur.

Keywords


laik fungsi jalan; uji getar; frekuensi alami; rasio redaman

References


Bien, J and Zwolski, J, Dynamic Test in Bridge Monitoring – Systematics and Applications, Polandia

Chaallal, O and M. Shahawy, 1998, Technical Report No.ETS.DRDR.98.1: Experimental Evaluation of Dynamic Amplification for Evaluation of Bridge Performance, Canada

Departemen Kimpraswil, 2002, Pedoman Konstruksi dan Bangunan Nomor: Pt T-05-2002-B tentang Penilaian Kondisi Jembatan Untuk Bangunan Atas Dengan Cara Uji Getar, Jakarta

Ditjen Bina Marga, 2014, Petunjuk Teknis Nomor: 09/P/BM/2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kelaikan Fungsi Jalan, Jakarta

Kementerian Pekerjaan Umum, 2010, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 11/PRT/M/2010 tentang Tata Cara Dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan, Jakarta

PT. Risen Engineering Consult, 2018, Laporan Hasil Uji Beban Statik dan Dinamuk Jembatan Kalikuto Jawa Tengah, Depok

PT. Waskita Karya (Persero), 2018, Shop Drawing Jembatan Kalikuto

Sekretaris Negara Republik Indonesia, 2004, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, Jakarta

Sekretaris Negara Republik Indonesia, 2005, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 15 tahun 2005 menjelaskan tentang Jalan Tol, Jakarta

Sekretaris Negara Republik Indonesia, 2006, Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, Jakarta

Sekretaris Negara Republik Indonesia, 2009, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v12i1.1771

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Hinawan Teguh Santoso

Creative Commons License

Portal: Jurnal Teknik Sipil is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License 

©2018 All rights reserved | ISSN 2085-7454 (print) | 2622-576X (online)