PENGARUH FAKTOR R DAN GEMPA BERULANG YANG MENGANDUNG PULSE TERHADAP DEFORMASI SRPM BETON BERTULANG

Ade Faisal, Afiful Anshari, Ridho Elfayed, Bambang Hadibroto

Abstrak


Bangunan dapat mengalami kehancuran karena magnituda yang besar dan kedekatan lokasi gedung dengan sumber gempa. Kehancuran juga bisa terjadi akibat gempa yang datang lebih dari sekali. Oleh karena itu perlu adanya studi untuk mengetahui akibat pengaruh gempa berulang pada struktur beton bertulang. Studi ini bertujuan untuk mencari tahu bagaiaman respon struktur gedung bertingkat terhadap getaran gempa berulang yang mengandung efek pulse. Terdapat 5 model struktur dengan sistem yang berbeda yaitu sistem rangka pemikul momen (SRPM) khusus, menegah dan biasa. SRPM yang dievaluasi adalah SRPM berlantai 5, 10, 15, 20 dan 30 lantai. Analisa yang dipakai adalah metode respon spektrum untuk fase desain dan analisa riwayat waktu tidak linear tidak elastic untuk fase evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa respon interstory drift (ID) atau simpangan antar tingkat pada SRPM yang mengalmi gempa berulang adalah lebih besar dibanding respon akibat gempa tunggal. Respon ID maksimum akibat gempa berulang dapat mengalami kenaikan mencapai 194% bila dibandingkan dengan respon ID akibat gempa tunggal.  

Kata kunci


interstory drift, analisa tidak linear, analisa riwayat waktu

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiyanto, M.I., Faisal, A., Majid, T.A. (2013) Nonlinear behaviour of reinforced concrete building under repeated earthquake excitation International Conference on Computer and Software Modeling, IPCSIT, Malaysia.

Amadio, C., Fragiacomo, M., and Rajgelj, S. (2003). The effects of repeated earthquake ground motions on the non linear response of SDOF systems. Earthquake Engineering and Structural Dynamics, 32(2), 291-308.

Badan Standarisasi Nasional (2012) Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung SNI 1726:2012. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Carr, A. J. (2010) Ruaumoko Manual Volume: 1, Theory and User Guide to Associated Program. University of Canterbury.

Dymiotis, C., Kappos, A.J., Chryssanthopoulos, M.K., (1999). Seismic reliability of RC frames with uncertain drift and member capacity. Journal of Structural Engineering (ASCE) 125(9).

Faisal, A., & Halim, G. (2017). Studi parametrik deformasi torsi lantai bangunan asimetris sebidang dipengaruhi oleh gempa pulse dan tanpa pulse. Portal: Jurnal Teknik Sipil, 9(2).

Faisal, A., Majid, T. A., & Hatzigeorgiou, G. D. (2013). Investigation of story ductility demands of inelastic concrete frames subjected to repeated earthquakes. Soil Dynamics and Earthquake Engineering, 44, 42-53.

Hatzigeorgiou, G. D., and Liolios, A. A. (2010). Nonlinear behaviour of RC frames under repeated strong ground motions. Soil dynamics and earthquake engineering, 30(10), 1010-1025.

Hatzivassiliou, M., & Hatzigeorgiou, G. D. (2015). Seismic sequence effects on three-dimensional reinforced concrete buildings. Soil Dynamics and Earthquake Engineering, 72, 77-88.

Haselton, C. B., Liel, A. B., Deierlein, G. G., Dean, B. S., & Chou, J. H. (2010). Seismic collapse safety of reinforced concrete buildings. I: Assessment of ductile moment frames. Journal of Structural Engineering, 137(4), 481-491.

Hosseinpour, F., & Abdelnaby, A. E. (2017). Fragility curves for RC frames under multiple earthquakes. Soil Dynamics and Earthquake Engineering, 98, 222-234.

Jalayer, F., & Ebrahimian, H. (2016). Seismic risk assessment considering cumulative damage due to aftershocks. Earthquake Engineering & Structural Dynamics.

Kalkan, E., & Kunnath, S. K. (2006). Effects of fling step and forward directivity on seismic response of buildings. Earthquake spectra, 22(2), 367-390.

Kappos, A., & Manafpour, A. (2001). Seismic design of R/C buildings with the aid of advanced analytical techniques. Engineering Structures. 23, 319-332.

Majid, T. A., Wan, H. W., Zaini, S. S., Faisal, A., & Wong, Z. M. (2010). The effect of ground motion on non-linear performance of asymmetrical reinforced concrete frames. Disaster Advances, 3(4), 35-39.

Negro, P., Pinto, A.V., Verzeletti, G., Magonette, G.E. (1996). PsD test on four-story R/C building designed according to Eurocode. Journal of Structural Engineering (ASCE). 122(12).

Zhai, C. H., Wen, W. P., Li, S., & Xie, L. L. (2015a). The ductility-based strength reduction factor for the mainshock–aftershock sequence-type ground motions. Bulletin of Earthquake Engineering, 13(10), 2893-2914

Zhai, C. H., Zheng, Z., Li, S., & Xie, L. L. (2015b). Seismic analyses of a RCC building under mainshock–aftershock seismic sequences. Soil Dynamics and Earthquake Engineering, 74, 46-55.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/portal.v10i1.998

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Hak Cipta (c) 2019 Ade Faisal, Afiful Anshari, Ridho Elfayed, Bambang Hadibroto

Creative Commons License

Portal: Jurnal Teknik Sipil is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License 

©2018 All rights reserved | ISSN 2085-7454 (print) | 2622-576X (online)