Penguatan kayu dan plywood melalui proses sandwich dengan komposit polyester serat gelas untuk bahan pembuatan perahu

Azwar Azwar, Ady Saputra Ismy, Saifuddin Saifuddin

Abstract


Keterbatasan kayu berkualitas untuk pembuatan perahu nelayan menyebabkan harga perahu meningkat dan kualitasnya menurun sehingga berimbas pada nalayan tradisional. Penurunan kualitas perahu salah satunya disebabkan oleh proses pelapukan kayu akibat terendam air dan terpampang terhadap sinar matahari pada jangka waktu yang lama. Maka proses pelapukan tersebut dapat diminimalisir melalui proteksi kayu dari kontak langsung dengan air atau matahari yang dengan lapisan komposit polyester serat gelas, yang menjadi tujuan penelitian ini. Penyiapan specimen uji mengacu pada standart ASTM C 1341 – 06 (Standart Test Method for Flexural Properties of Continuos Fiber-Reinforced Advance Ceramic Composites) dengan ukuran spesimen mengacu pada L/d = 16/1. Proses pengujian dilakukan menggunakan uji bending 3 titik (3 poin bending test). Hasilnya menunjukkan bahwa Lapisan komposit polyester baik dengan serat gelas atau tanpa serat gelas dapat menghalangi penyerapan air pada kayu yang dilapisinya serta meningkatkan kekuatan dari kayu yang akan dijadikan bahan baku pada pembuatan perahu nelayan sekitar ± 20 %. Dari 2 jenis kayu yang di teliti didapati bahwa kayu damasui yang diperkuat komposit serat gelas memberi efek penguatan yang lebih baik dibandingkan dengan kayu bayu. Untuk komposit sandwich plywood dan serat gelas Penggunaan 2 lapis serat sebagai kulit (skin) dapat meningkatkan kekuatan bahan komposit sandwich, namun peningkatannya tidak signifikan. Sedangkan ketebalan plywood (core) mempengaruhi kekuatan bahan komposit sandwich, dimana semakin tebal,kekuatannya semakin menurun. Analisa fractography juga menunjukkan bahwa bagian interface antara kayu dan komposit merupakan titik awal kegagalan specimen secara laminasi, sehingga kekuatan mekaniknya sangat tergantung dari kualitas ikatan pada interface, dimana ikatan yang baik akan membentuk cross linking antara kayu dengan komposit.

Kata kunci : Kayu komposit, sifat mekanik, absorbsi air, komposit polyester, uji bending Plywood, core, komposit sandwich,


References


Michael F Ashby,.Material Selection In Mechanical Design, Cambridge University, UK, 1999.

Anne Lavalette, Regis Pommier, et. All, 2012, Tension-Shear (TS) failure Criterion For a Wood Composite Designed for Shipbuilding Application, WCTE, Auckland.

Camelia CERBU, 2010, Effect of the Long-Immersion on the Mechanical Behaviour in Case od Some E-glass/Resin Composite Materials, Faculty of Mechanical Engineering, Romania.

S. Hunter W. Brooks, Wood/Glass fiber composite for Automotive and other Industries, 22 nd International Particleboard/Composite Symposium, Pullman, Washington, 1998.

Kouassi Serge P. Kouadio, Durability of Fiberglass Composite Sheet Piles in Water, McGill University, Montreal-Canada, May 2001.

John Z. Lu, et. all, Wood-Fiber/High-Density-Polyethylene Composites: Coupling Agent Performance, Journal of Applied Polymers Science, Vol.96, 2005.

ASTM C 1341-06, Standard Test Method for Flexural properties of continuous Fiber-reinforces Advance Ceramic Composites, current edition 2006




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jpl.v14i1.296

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment





 

 

    

   

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

Mailing Address:

Politeknik Negeri Lhokseumawe

Jl. Banda Aceh-Medan
Km. 280,3, Buketrata, Mesjid Punteut, Blang Mangat,
Kota Lhokseumawe, 24301

Propinsi Aceh,
Indonesia