Alat pengering ikan teri dengan intensitas tenaga matahari (solar energy).

Ramli Idris, Zuhaimi Zuhaimi, Hasrin Hasrin

Abstract


Penggunaan sinar matahari sebagai sumber energi untuk. mengeringkan ikan tidak dapat dimanfaatkan setiap saat terutama  pada saat musim hujan. Hal ini menyebabkan banyak ikan yang terbuang sehingga dapat menyebabkan  pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilakukan  dilapangan dengan membuat alat pengering (collector) dengan  ukuran 8 x 6 x 1,8 meter yang bertujuan unluk dapat mengeringkan ikan pada musim hujan. Ikan yang telah dikeringkan  dengan alat pengering collector kemudian dianalisa kadar basahnya dengan system oven di laboratorium kimia fisika Politeknik Negeri Lhokseumawe. Adapun metode penelitian ini dipakai adalah eksperimen bujur sangkar 3 x3, dimana setiap kali perlakuan diamati tiga kali;sehingga berjumlah 27 sampel. Dari hasil pengolahan data statistic dapai disimpulkan  bahwa ketebalan dan waktu penjemuran sangat mempengaruhi kekeringan lkan teri, dan tingkat kadar basah ikan yang sesuai adalah pada ketebalan diwaktu penjemuran 1cm dan 6jam.


Keywords


Ketebalan dan waktu penjemuran.

References


Duffie. J.A, Backman. W.A, Solar Engineering of Thermal Process, Jhon Wley & Sons. Inc, New York, (1980).

Holman. J.P, Heat Transfer Mc Graw Hill, London, (1981).

Kreider.J.f, Kreith.F Solar Energy Hand Book, Mc Graw Hill, New York (1979).

Sudjana DR.MA.M.Sc, Metode Statistik, Penerbit Tarsito, Bandung (1984).

Ketaren.S, Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta (1986).




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jpl.v3i2.1448

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment



 

   

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.