Analisa tegangan kait pada overhead travelling crane

Fakhirza Fakhirza

Abstract


Kait (Jakal) merupakan salah satu komponen terpenting pada semua alat angkat. Tegangan kait merupakan salah satu hal yang menarik untuk dianalisa. Tegangan kait rata-rata dari kait (Ơ adalah (330+ 600) kg/cm. Dari tegangan tarik yang timbul didapat diameter dalam ulir (d1 ≥ 4,63 cm dan diameter lain dapat dilihat pada table ukuran standar ulir kasar metris berdasarkan harga d1. pemeriksaan tegangan yang terjadi dilakukan pada penampang yang paling berbahaya, dimana penampang yang paling berbahaya tersebut timbul tegangan tarik dan tegangan geser. Tegangan tarik terjadi pada penampang A-B, karena pada penampang A - B mengalami dua macam pembebanan. Sehingga menyebabkan sisi sebelah dalam tertarik dan sisi sebelah Iuar tertekan. Pada penampang  C - D akan terjadi tegangan geser, ini disebabkan gaya yang bekerja sejajar dengan penampangnya.


Keywords


tegangan Tarik, tegangan geser, momen

References


A. Muin Syamsir, Pesawat-pesawat Pengangkat, PT. Pradnya Paramita, Jakarta,1995.

A. P. Potman, Konstruksi baja dan Teori Perhitungan, Edisi Kedua, PT. Pradnya Paramita Jakarta, 1988.

Baslim Abbas, Pesawat-pesawat Bahan, Naskahlr. Je De Vier, Buku Teknik M Stam, Jakarta,1986.

Daryanto, Alat Pesawat Pengangkat, PT. Rineka Cipta, Jakarta, 1992.

M. J. Djoko Setyardjo, Mesin Pengangkat 1, PT. Pradnya Paramita, Jakarta, 1993.

N. Rodenko. Material Handling Equipment, paohe Publisher, Moskow, 1964.

Suarpraja Tedja, Alat Pengangkat 1, Jakarta,1978.

Sularso, Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin, PT. Pradnya Paramita, Jakarta, 1997.

S. Timoshenko, Mekanika Teknik, Edisi Keempat, Erlangga, Jakarta, 1990.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/jpl.v3i2.1447

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment



 

   

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.