ANALISA KEKUATAN IMPACT BAHAN ST- 60 PADA BERBAGAI TEMPERATUR

Hery Siswanda, Zuhaimi Zuhaimi, Ilyas Yusuf

Abstrak


Kegagalan pada suatu kontruksi pemesinan kemungkinan bisa terjadi, namun dapat dihindari dengan melakukan kajian-kajian dan penelitian. Material yang diproduksi secara komersial di pasaran secara umum telah melalui proses pengujian kekuatan, tetapi masih ada informasi yang dibutuhkan oleh para perancang untuk memperoleh data tentang kekuatan material akibat menerima beban dinamis. Penelitian ini dilakukan terhadap material baja karbon ST.60 dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan impak (impact strength) pada berbagai temperatur dan dari transisi ulet ke getas, dimana pada kondisi temperatur yang panas kekuatan material akan menurun. Pengujian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: (1) mempersiapkan alat dan bahan pengujian; (2) Melakukan pengkondisian spesimen pada berbagi perlakuan temperatur; (3) Melakukan pengujian impct charpy; (4) Melakukan pengamatan perpatahan; dan (5) Melakukan analisa. Spesimen disiapkan dalam bentuk standar mengikuti ASTM E 23 sejumlah 18 buah sesuai dengan rancangan penelitian untuk 6 variasi temperatur dengan masing-masing 3 kali perulangan. Untuk mengkondisikan temperatur dapat dilakukan dengan menggunakan dapur pemanas (furnace). Pengujian impact dapat dilakukan dengan menggunakan alat uji impact charpy dan pengujian perpathan (fraktografi) dapat dilakukan dengan menggunakan Stereoscan Microscope. Harga kekuatan impct terendah pada temperatur 0 0C sebesar 0,130 Joule/mm2 dan tertinggi pada temperatur 200 0C sebesar 0,836 Joule/mm2. Temperatur transisi ulet ke getas diperoleh pada temperatur 0 0C sampai temperatur 150 0C. Makin tinggi temperatur, bentuk permukaan patah makin mengarah ke tipe perpatahan ulet.

Kata kunci: Baja Karbon ST.60, kekuatan impact (impact strength), temperatur transisi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anrimal. (2003). Pengujian Impact. Pengujian Impact .

Akhmad, H.W., 2009, “ Buku Panduan Praktikum Karakterisasi Material 1 Pengujian Merusak”, Departemen Metalurgi dan Material Fakultas Teknik UI, Jakarta.

ASM Handbook. 2000., Volume 8, “Mechanical Testing and Evaluation”.

Dieter George E, University Of Maryland, 1987, ” Metalurgi mekanik ”, Halaman 91-117, Edisi ketiga, Jilid II, Jakarta, Erlangga,1042.

Duta. (Jenis-jenis Perpatahan,Patah Getas dan Ulet). Jenis-jenis Perpatahan,Patah Getas dan Ulet. 2011.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN : 2597-9140 (media online)

 

Hak Cipta © 2016 OJS Diberdayakan oleh IT P2M PNL
Designed By Harzukil