PEMANFAATAN ROTAN SEBAGAI SOUVENIR KHAS SABANG DALAM USAHA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT

Syahrun Nur, Marlina Marlina, Murniana Murniana

Abstrak


Abstrak : Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan produk souvenir khas kota Sabang melalui program pelatihan KKN-PPM. Kegiatan dilaksanakan di lima desa dari dua kecamatan di kota Sabang, yakni kecamatan Sukajaya dan Sukakarya. Sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah ibu-ibu rumah tangga, murid sekolah dan remaja putri desa setempat, sebagai usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dengan cara memanfaatkanrotan sebagai sumber daya alamnya. Hasil dari kegiatan ini adalah produk souvenir menarik yang bercirikan kota Sabang sebagai kota bahari, seperti topi dan tikar pantai. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari hasil penjualan produk pelatihan yang dilakukan di desa Iboih sebagai pusat wisata kota Sabang. Tersedianya souvenir khas Sabang ini akan semakin memikat para wisatawan untuk datang ke Sabang sehingga memberi efek positif terhadap ekonomi keluarga.

 

Kata Kunci: Sabang, rotan, souvenir, KKN-PPM dan bahari

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Adnan, Nazeli. 2008. Kinerja Industri Kerajinan Ukir Di Kota Palembang. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 6, (No.2) : 70-84

Hernanto, F. 1993. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 2010. Positioning Paper KPPU Terhadap Kebijakan Ekspor Rotan. Jakarta.

Miller and Meiners. 2000.Teori Ekonomi Intermediate. Ed.3. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Sabang dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik Kota sabang

Serambi Indonesia, 6 November 2012, didownload tanggal 10 Mei 2015

Sudaryanto, T dan N. Syafa’at. 2002. Analisis Kebijaksanaan pengembangan Agribisnis. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.30811/.v18i2.404

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.