RANCANG BANGUN ALAT PENGENDALIAN DAN MONITORING KUALITAS AIR TAMBAK UDANG BERBASIS SALINITAS DAN KADAR OKSIGEN TERLARUT

Efa Salfia, Azhar Azhar, Muhammad Kamal

Abstract


Abstrak Dalam membudidayakan udang kualitas air sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan udang, karena kualitas air tambak udang secara umum menunjukkan kondisi atau mutu air sehingga apabila kualitas tersebut tidak dapat dipertahankan pada salinitas 26 ppt – 29 ppt dan oksigen terlarut pada4 ppm – 10 ppm maka budidaya udang tidak dapat optimum. Permasalah lain adalah kondisi cuaca yang berubah-ubah, seperti pada musim kemarau dapat menyebabkan salinitas air tambak mengalami kenaikan kadar garam dan oksigen terlarut akan mengalami penurunan. Jika pada musim hujan dapat menyebabkan kadar garam pada air berada pada batas kurang dari normal. Pengendalian salinitas dan oksigen terlarut perlu di control pada batas-batas normal agar air tetap terjaga kualitasnya dan tumbuh kembang udang dapat optimum. Penelitian ini dikembangkan untuk menghasilkan suatu metode pengendalian salinitas dan oksigen terlarut pada air tambak udang. Sistem pengendalian tersebut dilakukan dengan cara mengukur salinitas pada 26 Ppt – 29 Ppt menggunakan sensor salinitas, saat salinitas lebih kecil dari 26 ppt dan lebih besar dari 29 ppt maka pompa air garam atau pompa air tawar akan bekerja untuk menjaga kestabilan kadar garam pada air tambak. Pada pengendalian oksigen terlarut yang menggunakan sensor DS18B20 untuk mengukur kadar oksigen terlarut, penggunaan aerator akan menjaga kestabilan oksigen terlarut agar tetap berada pada 4  ppm – 10 ppm

 

Kata Kunci— Salinitas (Kadar Garam), Oksigen Terlarut, Ppt, Ppm, Aerator, Pompa


Refbacks

  • There are currently no refbacks.