TINJAUAN PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN BETON BERTULANG GAMPONG ALUE LHOK KECAMATAN DARUL AMANKABUPATEN ACEH TIMUR

- Fadillah

Abstrak


Jembatan Gampong Alue Lhok Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur merupakan jembatan yang menghubungkan daerah SNB Buloh dan Alue Lhok. Panjang total jembatan 14 meter dan lebar 4 meter dengan menggunakan material dari beton bertulang. Tinjauan Perencanaan ini bertujuan untuk mendapatkan desain penampang yang efektif dengan menggunakan metode perencanaan yang bereferensi dari RSNI T-02-2005, RSNI T-12-2004, dan literatur pendukung lainnya. Pada tinjauan perencanaan ini data dimensi dan mutu bahan sama seperti konsultan yaitu mutu beton f’c= 25 MPa dan mutu tulangan baja, fy = 320 MPa, dan hanya meninjau jumlah tulangan. Perencanaan girder menggunakan metode balok T dengan tinggi 1,05 meter, lebar 0,45 meter, dan lebar efektit 2,00 meter, girder sebanyak 2 buah dengan jarak antar girder 2,00 m. Diafragma dengan ukuran tinggi 0,50 meter dan lebar 0,30 meter, plat lantai dengan tebal 0,2 meter. Hasil tulangan lentur untuk girder digunakan besi berdiameter D32 dan jumlah besi yang digunakan untuk tulangan tarik sebanyak 18 batang, untuk tulangan tekan sebanyak 5 batang, tulangan geser adalah 2Ø10 – 55 mm, untuk tulangan susut digunakan besi  D13 sebanyak 4 batang. Hasil tulangan lentur untuk diafragma digunakan besi berdiameter D16 dan jumlah besi yang digunakan adalah 3 batang. Sedangkan tulangan geser balok hasil tinjauan penulis adalah 2Ø10–140 mm. Hasil Tulangan tumpuan pada plat lantai menggunakan tulangan D13-55 mm dan tulangan pembagi adalah D13-110 mm, sedangkan tulangan lapangan menggunakan tulangan D13-60 mm dan tulangan pembagi pada daerah lapangan adalah D13-120 mm. Selisih hasil penulangan girder tinjauan penulis lebih kecil dibandingkan dengan hasil konsultan untuk tulangan tarik yaitu 7,69%, tulangan tekan selisih 0%, tulangan geser selisih 50% lebih besar hasil penulis, dan susut tidak ada selisih. Untuk diafragma selisih hasil tulangan utama 50% lebih besar hasi penulis, tulangan geser 6,6%. Tulangan tumpuan pada plat lantai selisih hasil penulis lebih besar dari konsultan yaitu 81,6% dan tulangan lapangan 40%.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Standar Nasional, 2004. Perencanaan Struktur Beton Untuk Jembatan RSNI T-02-2004. Jakarta: BSN.

Badan Standar Nasional, 2005. Standar Pembebanan Untuk Jembatan . RSNI T-02-2005 Jakarta: BSN.

Badan Standar Nasional, 2008. Standart Perencanaan Ketahanan Gempa UntukJembatan. Jakarta: BSN.

Dipohusodo, Istimawan. 1994. Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SK SNI T-15-1991-03, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ilham, Nur, 2012. Perhtiungan Balok - T Jembatan Beton.(Online) Tersedia http://mnoerilham.blogspot.com/. Diakses 25 Maret 2017.

Struyk, Der Veen. _____.Jembatan. Jakarta : Pradnya Paramita.

Sunggono. 1995 . BukuTeknik Sipil. Bandung : Nova.

Supriyadi, B., dan Muntohar, S.A., 2007. Jembatan. Yogyakarta: Penerbit KMTS FT UGM

Tim Penyusun, 2012. Panduan Penulisan Proposal dan Tugas Akhir. Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Vis, WC, dan Kusuma, G., 1993. Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang. Jakarta: Penerbit Erlangga.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.