PERENCANAAN ULANG GELAGAR PRATEGANG JEMBATAN SEUNEUBOK PAYA KECAMATAN PEUDADA KABUPATEN BIREUEN

Ghufran Ghufran, Syukri Syukri, Herri Mahyar

Abstrak


 

Jembatan Seuneubok Paya terletak di Kecamatan Peudada, Bireuen, Aceh, Indonesia, dimana panjang bentang sebesar 20,8 m dan lebar keseluruhan 7 m. Skripsi ini bertujuan untuk mendesain jembatan sebelumnya yaitu jembatan Seuneubok Paya dari jenis gelagar beton prategang dengan standar peraturan pembebanan mengacu pada SNI 1725:2016. Perencanaan ini meliputi pemilihan dimensi gelagar, perhitungan beban, perencanaan tendon, perhitungan tegangan, lendutan, dan penulangan gelagar. Berdasarkan hasil dari perhitungan pembebanan didapatkan hasil perhitungan tinggi gelagar jembatan sebesar 1,25 m dengan jumlah 33 strands untuk 3 tendon. 9 strands untuk tendon 1 dan 12 strands untuk masing-masing tendon 2 dan 3. Kehilangan gaya prategan yang timbul pada gelagar sebesar 25,34% dan lendutan terbesar yang timbul akibat pembebanan sebesar 0,024 m.

 

Kata kunci : gelagar, prategang, strands, tendon

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Standardisasi Nasional. 2004. Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan. RSNI T-12-2004. Departemen PU Dirjen Bina Marga.

BadanStandardisasi Nasional. 2016. Standar Pembebanan untuk Jembatan. SNI-1725-2016. Departemen PU Dirjen Bina Marga.

Badan Standardisasi Nasional, 2008. Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Jembatan SNI 2833-2008. Departemen PU Dirjen Bina Marga.

Hadipratomo, Winarni. 1985. Struktur Beton Prategang., Bandung. Nova.

Lin, T.Y dan Burns, N.H. 1996. Desain Struktur Beton Prategang Jilid 1. Terjemahan Daniel Indrawan. Jakarta: Erlangga.

Nawy, Edward G. 2001. Beton Prategang Suatu Pendekatan Dasar. Terjemahan Bambang Suryoatmono. Jakarta: Erlangga.

Raju, N.K. 1988. Beton Prategang. Terjemahan Suryadi. Jakarta: Erlangga.

Soetoyo. 2000. Kontruksi Beton Pratekan. Jakarta: Erlangga.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Sipil Sains Terapan