PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (Studi Kasus Proyek Pelaksanaan Preservasi Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh, Jalan Batas. Aceh Selatan/Subulussalam – Batas. Provinsi Sumut)

Abdul Muhyi, Faisal Abdullah, Nora Sazafna

Sari


Proyek kontruksi memerlukan pengendalian biaya, waktu, dan mutu sebagai indikator keberhasilan yang paling penting, bahkan sering dijadikan acuan suatu proyek apabila faktor tersebut bisa sesuai dengan estimasi yang direncanakan. Proyek Pelaksanaan Preservasi Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Aceh, Jalan Batas Aceh Selatan/ Subussalam–Batas Provinsi Sumut ini mengalami keterlambatan dan biaya yang kurang dari rencana anggaran. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian pelaksanaan agar dapat menyelesaikan proyek secara cepat dan tepat, dengan begitu tingkat keterlambatan dan kurangnya biaya dapat diminimalisasi atau bahkan dihindari. Salah satu metode dalam mengontrol suatu proyek adalah dengan menggunakan metode Earned Value. Metode ini digunakan untuk menganalisis kinerja pelaksanaan dan membuat perkiraan penyelesaian proyek yang memberikan informasi kinerja proyek pada suatu periode pelaporan. Selanjutnya menghasilkan estimasi biaya dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan proyek. Hasil analisa Konsep Nilai Hasil pada minggu ke-17 dengan BCWS = Rp943.457.231,15, BCWP = Rp807.749.534,55, dan ACWP = Rp734.317.760,27. Ditinjau dari varian biaya (CV) Rp73.431.774,28 proyek mengalami keuntungan dengan Indek Kinerja Biaya (CPI) 1,099>1 sehingga didapat biaya penyelesaian proyek sebesar Rp3.281.133.870,73 atau 9,09% lebih kecil dari anggaran rencana. Sedangkan dari aspek jadwal proyek mengalami penambahan waktu -11,11% atau dari jadwal rencana 45 minggu menjadi 50 minggu ditunjukan dengan nilai Indeks Kinerja Waktu (SPI) = 0,856 <1.


Kata Kunci : Earned Value, Indeks Kinerja Biaya, Indeks Kinerja Waktu

DOI: https://doi.org/10.30811/bissotek.v12i1.3014



 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Evianto, Wulfram.I. (2002) Menejemen Proyek Kontruksi. Yokyakarta: CV Andi Offset

Fleming, Q.W.& Koppelman,J.M. (1994) The Essence And Evolution Of Earne Value. Transactions Of ACCE Internasional,1994, 73-79

Hidayat. (1990). Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Bina Cipta

Husen, Abrar. (2009(. Manajemen Proyek . Andi : Yokyakarta

Kartikasari, D. (2014). Pengendalian Biaya dan Waktu Dengan Metode Earned Value (Studi Kasus: Proyek Struktur dan Arsitektur Production Hall-02 Pandaan). Jurnal Teknik Sipil, 7(2), 107-114.

Nurtsani, R. A., Septiadi, D. R., & Suharyanto, S. (2017). Pengendalian Biaya Dan Waktu Proyek Dengan Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value). Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(4), 460-470.

Ridwan, A., & Ajiono, R. (2017). Pengendalian Biaya Dan Jadual Terpadu Pada Proyek Konstruksi. vol, 1, 74-83.

Simamora, Henry. (1999). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Kedua, Cetakan Kedua. STIE YKPN : Yogyakarta.

Soeharto, Iman. (1995). Manajemen Proyek, Erlangga: Jakarta.

Soeharto, Iman. (1997). Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional. Penerbit :Erlangga, Jakarta

Soemardi, dkk, (2007), Konsep Earned Value untuk Pengelolaan Proyek Konstruksi, (Online) http://www.ftsl.itb.ac.id/kk/content/uploads/2007/05/makalah-earn-edmanaje men_dan_rekayasa_konstruksi/wp-value.pdf. (Diunduh tanggal 2 Maret 2021)

Sudarsana, D. K. (2008). Pengendalian Biaya Dan Jadual Terpadu Pada Proyek Konstruksi. Jurnal Ilmiah, Universitas Udayana.

Sudarsana, Ketut Dewa, (2008), Pengendalian Biaya Dan Jadwal Terpadu Pada Proyek Konstruksi.(Online)http://ejournal.unud.ac.id/abstrak3%2Ojurnal%20dks%20v12.2_2008%20117-125.pdf. (Diunduh tanggal 5 Maret 2021)


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Email:[email protected]
Sekretariat:Lantai 2 Gedung Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe, Aceh, Indonesia.