PERENCANAAN ALINYEMEN VERTIKAL DAN ALINYEMEN HORIZONTAL JALAN DENGAN MENGGUNAKAN DRONE SEBAGAI MEDIA MEMPEROLEH PETA KONTUR

Muhammad Fhakrul Ricky, - Syaifuddin, Teuku Riyadhsyah

Sari


Perencanaan alinyemen horizontal dan vertikal adalah perencanaan yang tidak  terlepas dari data kontur, kontur diperlukan agar tidak terjadi kesalahan pada saat perencanaan , agar tidak salah dalam membuat trase jalan. Pada perencanaan ini dipilih drone sebagai media pembuatan kontur, hal ini karena drone bisa dijadikanmedia survey dengan baik dan  cepat, drone yang dipakai adalah drone dengan jenis  DJI Phantom 4. Proses pembuatan kontur yaitu dengan cara, drone diterbangkan secara automatic dengan menggunakan softwareAero Ranger kemudian didapatkan foto udara, setelah itu, foto tersebut diolah dengan menggunakan 3 software pendukung, yaitu software AgisoftMetashape Propessional, Autodesk ReCap, dan yg terakhir adalah Auocad Civil 3D 2018pada tahap inilah proses terakhir sehingga menghasilkan kontur dengan interval 1:5. Setelah didapatkan kontur baru di rencanakan Alinyemen vertikal dan Alinyemen horizontalnya. Pembangunan jalan Padang Sakti-Line Pipa Exxon Mobile direncanakan sepanjang 572 m, dengan menggunakan software Autocad Civil 3D 2018 dan bantuanAutocad 2007. Metode yang digunakan dalam perencanaan Geometrik ini adalah dengan menggunakan tata cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota (TPGJAK No. 38/TBM/1997). Pada perencanaan Geometrik jalan ini diperoleh hasil Alinyemen horizontal yang telah direncanakan jalan dengan golongankelas III C dengan fungsi jalanlokal, dengan lebar jalan rencana 2 x 3 m, lebar bahu 2 x 1,0 m, dan juga terdapat 3 buah tikungan yaitu 1 tikungan Full Circle (FC), 1 tikungan Spiral-spiral (SS) dan 1 tikungan Spiral Circle Spiral (SCS).Untuk alinyemen vertikal terdapat 2 buah lengkung vertikal yang terdiri dari 1 buah lengkung vertikal cekung dan 1  buah lengkung vertikal cembung. Untuk total volume galian sebesar 9297.19 m3dan volume timbunan 1090.662 m3.

 

Kata kunci:       Software, Full Circle (FC), Spiral Spiral (SS), Spiral-Circle-Spiral (SCS)

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Direktorat Jenderal Bina Marga. 1997. Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota. No.038/TBM/1997: Direktorat Jenderal Bina Marga.

Hartom. 2005. Perencanaan Teknik Jalan I. Jakarta: UP press.

Hendarsin, L. Shirley. 2000. Penuntun Praktis Perencanaan Teknis Jalan Raya.

Bandung: Politeknik Negeri Bandung.

Saodang, Hamirhan. 2004. Konstruksi Jalan Raya (Buku I Geometrik Jalan).

Bandung: Nova.

Sukirman, Silvia. 1999. Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Jalan Raya.

Bandung: Nova.

Samuel Jonson Sutanto, Banata Wachid Ridwan. 2016. Teknologi Drone Untuk

Pembuatan Peta Kontur, Studi Kasus Pada Kawasan P3son Hambalang.16

Novita Duantari, Agung Budi Cahyono. 2017. Analisis Perbandingan DTM (Digital Terrain Model) dari LiDAR (Light Detection and Ranging) dan Foto Udara dalam Pembuatan Kontur Peta Rupa Bumi Indonesia. 5.

Petrus Krisologus Hamur, M. Edwin Tjahjadi, Adkha Yuliananda. Kajian Pengolahan Data Foto Udara Menggunakan Perangkat Lunak Agisoft Photoscan Dan Pix4d Mapper. 13.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 
ALAMAT KANTOR REDAKSI :
Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe
Jalan Banda Aceh - Medan Km 280,3
Buketrata Po Box 90, Telp (0645) 42785 Fax (42785)